Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PLN Butuh Penyertaan Modal Negara untuk Mengalirkan  Listrik ke 10.000 Desa

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 20:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLN Butuh Penyertaan Modal Negara untuk Mengalirkan  Listrik ke 10.000 Desa Doc: ANTARA
Ket. Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam rapat dengar pendapat (RPD) bersama Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (22/5/2025).

JAKARTA – PT PLN (Persero) menyebutkan pihaknya membutuhkan penyertaan modal negara (PMN) guna mengalirkan listrikke 10.000 dusun/desa di seluruh Indonesia melalui program listrik desa.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, di Jakarta, Kamis (22/5), menjelaskan dalam menjalankan program tersebut, perusahaan harus membangun jaringan kabel transmisi yang cukup panjang, gardu dan distribusi, sehingga membutuhkan biaya yang besar.

Untuk menjalankan program ini, PLN juga tidak bisa menggunakan anggaran yang diambil dari keuntungan PLN.Sebab, jika hal tersebut dilakukan, maka perusahaan tidak dapat mengembalikan pinjaman.

"Jadi, kalau kami menggunakan dari pinjaman kami, kemudian membiayai ini, tentu saja kami tidak mungkin bisa mengembalikan pinjamannya. Tetapi, untuk itu agar internal rate of return dari program ini minimum equal dengan pinjaman kami, sehingga ini menjadi program komersial, maka dibutuhkan PMN," ujar Darmawan.

Darmawan mengatakan PLN menjalani dua fungsi yakni sebagai public service obligation (PSO) dan menjaga agar kekuatan finansial jangka pendek dan panjang tetap terjaga.

Oleh karena itu, PLN tidak bisa hanya mengandalkan laba perusahaan saja.PLN mengajukan PMN sebesar Rp3 triliun untuk 2025 yang akan digunakan untuk program listrik desa.Program ini membutuhkan anggaran sebesar Rp42,6 triliun untuk 5 tahun.

Saat ini, PLN tengah memetakan penyediaan aliran listrik hingga tingkat dusun guna memenuhi hak masyarakat Indonesia mendapatkan penerangan.

"Kami bangga sekali dengan arahan dan keberpihakan Bapak Presiden bahwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, agar saudara-saudara kita yang hampir 80 tahun masih hidup dalam kegelapan bisa menikmati terang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pemkab Bekasi Bersiap Diri untuk Pilkades

36 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Pemkab Bekasi Bersiap Diri ...
Megapolitan
Semarak Konser Akbar hingga...
Nasional
Latsarmil Calon Manajer Kop...

Kemenham Jajaki Kota Berbasis HAM

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
Kemenham Jajaki Kota Berbas...
Nasional
Diskusi Bahas "Dampak Damai...
Gelombang Panas Sapu Spanyol, 212 Nyawa Melayang Akibat Suhu Ekstrem

Gelombang Panas Sapu Spanyol, 212 Nyawa Melayang Akibat Suhu Ekstrem

25 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.