Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puslaiklambangjaau Gelar Ceramah RTZA di Lanud Sultan Hasanuddin, Fokus Zero Accident TNI AU

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 20:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puslaiklambangjaau Gelar Ceramah RTZA di Lanud Sultan Hasanuddin, Fokus Zero Accident TNI AU Doc: Pen Hnd
Ket. Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menjelaskan bahwa, keselamatan terbang dan kerja adalah aspek utama dalam setiap operasi penerbangan dan tugas yang dilaksanakan

Dalam rangka meningkatkan budaya keselamatan terbang dan kerja, Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI AU (Puslaiklambangjaau) menggelar ceramah bertajuk “Road to Zero Accident”, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG), Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (21/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Puslaiklambangjaau yang secara berkelanjutan digelar di seluruh satuan jajaran TNI AU.

Komandan Lanud (Danlanud) Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M. Han., menyambut baik dengan adanya kegiatan ceramah Road to Zero Accident yang diselengggarakan oleh Puslaiklambangjaau. “Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Kapuslaiklambangjaau beserta tim RTZA di Lanud Sultan Hasanuddin,” ungkapnya.

Lebih lanjut Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menjelaskan bahwa, keselamatan terbang dan kerja adalah aspek utama dalam setiap operasi penerbangan dan tugas yang dilaksanakan. “Sebagai bagian dari TNI Angkatan Udara, kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa setiap operasi berjalan dengan aman, efektif, dan bebas dari accident,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Danlanud Sultan Hasanuddin menegaskan pentingnya budaya safety di lingkungan kerja guna mewujudkan zero accident. Upaya mewujudkan zero accident bukan hanya tugas dari satuan tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. “Saya mengajak seluruh personel untuk menyimak dengan baik materi yang akan disampaikan dalam ceramah ini, memahami setiap aspek keselamatan yang ditekankan, dan menerapkannya secara disiplin dalam setiap tugas kita sehari-hari untuk mencegah terjadinya accident dan incident,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapuslaiklambangjaau, Marsda TNI Andi Wijaya, S. Sos., menjelaskan bahwa Road to Zero Accident bukan hanya sekadar program, melainkan komitmen yang harus diterapkan dalam setiap aspek tugas. “Keselamatan terbang dan kerja adalah tanggung jawab bersama. Dengan kepatuhan terhadap prosedur serta disiplin tinggi, kita dapat mencegah terjadinya kecelakaan yang bisa berdampak besar terhadap operasi TNI AU,” ujarnya.

Selain membahas aspek Keselamatan Terbang dan Kerja, kegiatan RTZA juga disampaikan beberapa materi terkait kesehatan, psikologi, operasi, dan aspek hukum dari kepolisian militer. Acara ini semakin interaktif dengan sesi diskusi, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai upaya pencegahan kecelakaan di lingkungan kerja masing-masing. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.