Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kampus di Kalimantan Didorong Terintegrasi dengan IKN

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampus di Kalimantan  Didorong Terintegrasi dengan IKN Doc: Antara
Ket. Suasana KIPP IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

PENAJAM PASER UTARA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyebut Kalimantan memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan tinggi yang terintegrasi dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).

“IKN sedang dibangun, dan sebagai laboratorium hidup terbesar di Indonesia,” ujar Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco, ketika ditanya mengenai perguruan tinggi dengan keberadaan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, beberapa hari lalu.

Ia menilai, keberadaan IKN perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi di Kalimantan, agar mahasiswa dapat memperoleh ruang riset, magang, hingga kuliah kerja nyata (KKN) tematik di ibu kota baru tersebut.

Menurutnya, terdapat tiga strategi utama yang perlu diperkuat perguruan tinggi, yakni kolaborasi akademik yang berdampak, kerja sama produktif dengan industri dan mitra pembangunan, serta penguatan talenta dan tata kelola pendidikan tinggi yang berkualitas.

“Perguruan tinggi dapat berkontribusi mewujudkan Indonesia yang semakin berkelanjutan dengan IKN sebagai role model,” kata Badri.

Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menekankan pentingnya kejelasan peran pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem pendidikan di Kalimantan.

Ia menyebut peningkatan mutu perguruan tinggi serta penguatan riset melalui kerja sama dengan IKN menjadi kunci dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) dan sistem pendidikan masa depan. “Tentu saja semua itu dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi,” ujarnya.

Hetifah juga menilai kolaborasi tersebut penting untuk mempercepat terwujudnya SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Dari sisi Otorita IKN, Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi di Kalimantan dapat menghasilkan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan masa depan.

Otorita IKN bersama perguruan tinggi se-Kalimantan secara bersama-sama membangun ibu kota baru Indonesia menciptakan suatu kota untuk masyarakat.

“Kolaborasi ini diharapkan melahirkan kurikulum yang sesuai kebutuhan masa depan dan memperkuat peran IKN sebagai pusat pengembangan SDM,” kata Bimo.

Sementara itu, Universitas Hasanuddin dan Otorita IKN penjajakan implementasi produk riset kampus, khususnya pengembangan kendaraan listrik yang dinilai relevan dengan konsep IKN sebagai kota hijau dan cerdas.

Direktur Sarana Prasarana Dasar IKN, Cakra Nagara dalam keterangannya di Makassar, Minggu, menjelaskan terkait penjajakan itu, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah produk inovasi Unhas, salah satunya kendaraan listrik yang dikembangkan oleh tim kampus.

Menurut dia, proses ini penting untuk memastikan kesiapan teknologi sebelum diterapkan di kawasan IKN. “Kami melakukan penjajakan terkait berbagai inovasi yang dihasilkan Unhas, termasuk kendaraan listrik ini. Intinya, kami ingin melihat apakah produk riset ini bisa diterapkan atau tidak,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
21 Lulusan SMK Dilepas Pemp...

Identik dengan Judi, KONI Aceh Tolak Cabor Domino

25 menit yang lalu | Lili Lestari

Olahraga
Identik dengan Judi, KONI A...
Piala Dunia, Jelang Laga Hidup Mati, Cristiano Ronaldo Memutuskan Diri Untuk Mundur

Piala Dunia, Jelang Laga Hidup Mati, Cristiano Ronaldo Memutuskan Diri Untuk Mundur

06 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.