Persija Harus Bangkit, Butuh Kandang Tetap dan Dana Stabil untuk Buru Gelar
📅 Rabu, 21 Mei 2025, 10:45 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Persija
JAKARTA - Persija Jakarta gagal memenuhi target finis di posisi empat besar Liga 1 musim 2024/2025. Berbagai masalah internal kembali menggerus performa Macan Kemayoran sepanjang musim, mulai dari ketidakpastian home base (kandang) hingga persoalan finansial yang menghambat ambisi klub bersaing di papan atas.
Tak ingin mengulangi kegagalan serupa musim depan, manajemen Persija mulai melakukan pembenahan. Langkah pertama adalah mencari pelatih anyar pengganti Carlos Pena. Sejumlah nama masuk radar, termasuk mantan pelatih Persija, Thomas Doll, yang digadang-gadang bisa kembali menjalin kerja sama. Selain itu, muncul juga nama pelatih ternama seperti Luis Milla dan Shin Tae-yong.
Namun, untuk mendatangkan nama-nama besar tersebut, Persija perlu mempertimbangkan kondisi keuangan klub. Jangan sampai memaksakan kontrak mahal hanya untuk kembali menghadapi masalah di tengah musim.
Selain fokus mencari pelatih baru, Persija juga harus menyusun daftar belanja pemain dengan cermat. Pasalnya, ada 12 pemain yang kontraknya akan habis pada tanggal 30 Juni 2025. Bek kiri andalan Firza Andika sudah lebih dulu memastikan hengkang ke Bhayangkara FC. Sementara itu, gelandang asing Ramon Bueno mengikuti jejak Carlos Pena ke Persita Tangerang.
Daftar pemain yang kontraknya akan berakhir mencakup nama-nama penting seperti Rio Fahmi, Muhammad Ferarri, Hanif Sjahbandi, Syahrian Abimanyu, Resky Fandi, Hansamu Yama, Akbar Arjunsyah, dan Dony Tri Pamungkas. Tiga pemain asing, Ondrej Kudela, Maciej Gajos, dan Pablo Andrade, juga masuk dalam daftar tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perekrutan pelatih dan pemain secara tepat menjadi krusial agar Persija bisa bersaing dengan tim-tim kuat seperti Persib Bandung dalam perebutan gelar juara Liga 1 musim depan. Namun sebelum itu, Macan Kemayoran perlu memastikan memiliki kandang tetap serta keuangan yang sehat sebagai fondasi utama menuju prestasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!