Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

FTI Promosikan Tempe sebagai Pilihan Makanan Bergizi untuk Lengkapi Program MBG

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 14:33 WIB | Oleh:
FTI Promosikan Tempe sebagai Pilihan Makanan Bergizi untuk Lengkapi Program MBG Doc: antara foto
Ket. Program MBG bagi siswa SD.

JAKARTA - Forum Tempe Indonesia (FTI) mempromosikan tempe sebagai pilihan makanan bergizi untuk melengkapi sajian dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digalakkan oleh pemerintah Prabowo Subianto.

Makanan khas Indonesia yang dibuat dengan memfermentasi kedelai itu bisa menjadi salah satu sumber protein untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak sekolah dalam Program MBG.

"Disebabkan harga yang terjangkau dan mudah didapat, masyarakat kita seringkali tidak melihat nilai gizi dan manfaat tempenya, mereka mengonsumsi tempe hanya karena faktor kebiasaan saja," kata Sekretaris Jenderal FTI M. Ridha dalam keterangan persnya pada Rabu (21/5).

FTI menyampaikan bahwa setiap 100 gram tempe mengandung sekitar 20 gram protein yang mengandung asam amino esensial bagi tubuh.

Selain itu, tempe kaya serat, vitamin B kompleks, dan mineral penting seperti zat besi, kalsium, fosfor, dan seng.

Para ahli gizi di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi merancang menu makanan untuk Program MBG sesuai dengan standar gizi yang ditentukan mengacu pada preferensi masyarakat di wilayah masing-masing.

Dengan kandungan gizi yang dinilai tinggi, tempe bisa menjadi pilihan sumber protein dalam pelaksanaan Program MBG selain sumber protein hewani seperti daging sapi, daging ayam, ikan, dan telur.

FTI menyampaikan bahwa penggunaan tempe sebagai pilihan sumber protein dalam penyediaan makanan untuk Program MBG dapat mendukung peningkatan produksi tempe lokal, yang akan mendatangkan keuntungan bagi perajin maupun warga sekitar.

Forum mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas tempe produksi mereka agar bisa memenuhi standar keamanan pangan untuk Program MBG yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

“FTI sejak berdiri 2008 hingga saat ini memang sangat fokus untuk menaikkan kelas perajin tempe agar memenuhi standar keamanan pangan,” kata Ridha.

“Karena, selain tempe memiliki keunggulan dari kandungan gizinya, kualitas sebagai bahan pangan tempe juga harus terus ditingkatkan,” imbuhnya.???????

FTI telah mengurasi sekitar seratus perajin tempe yang dinilai memenuhi standar keamanan pangan. Data perajin tempe yang sudah dikurasi bisa dicek di situs web www.mytempe.id.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Luar Negeri
Refleksi 81 Tahun Hiroshima...
Refleksi 81 Tahun Hiroshima, Serukan Hapus Senjata Nuklir dari Bumi

Refleksi 81 Tahun Hiroshima, Serukan Hapus Senjata Nuklir dari Bumi

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.