Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menuju Garis Akhir, Mendag Ingin Negosiasi I-EU CEPA Kelar Semester I-2025

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 21:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menuju Garis Akhir, Mendag Ingin Negosiasi I-EU CEPA Kelar Semester I-2025 Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA).  

JAKARTA - Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa (I-EU CEPA) sangat penting untuk meningkatkan perekonomian Indonesia melalui peningkatan perdagangan, investasi, dan transfer teknologi. 

Perjanjian ini diharapkan dapat memberikan akses pasar yang lebih luas bagi produk Indonesia di Eropa, serta mendorong daya saing industri nasional. 

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso berharap perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) dapat selesai pada semester pertama tahun ini.

"I-EU CEPA sebenarnya target kita semester pertama, mudah-mudahan semester pertama bisa selesai. Kita kejar terus," ujar Budi, di Jakarta, Minggu (18/5).

Menurut dia, perkembangan perundingan I-EU CEPA antara Indonesia dan Uni Eropa sudah bagus.

"Mudah-mudahan cepat, karena sebenarnya perkembangannya sudah bagus," katanya.

Sebagai informasi, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) jadi terobosan atau game changer bagi sektor manufaktur berbasis padat karya di tengah kebijakan tarif Amerika Serikat (AS).

Perjanjian ini jika sudah ditandatangani tentunya dapat membuka peluang bagi produk tekstil, alas kaki, dan lain sebagainya untuk masuk ke pasar negara-negara di Eropa dengan tarif nol persen.

Menurut dia, I-EU CEPA akan segera ditandatangani dan tidak issue di Kementerian Perindustrian.Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sudah mengirimkan surat kepada presiden RI bahwa posisi Kemenperin memberikan lampu hijau kepada negosiator untuk menandatangani perjanjian I-EU CEPA.

Indonesia dan Uni Eropa menjajaki kesepakatan akhir perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA).

Pemerintah Indonesia optimis perundingan dapat dirampungkan pada semester I tahun 2025. Keyakinan ini didasari komitmen kuat kedua pihak untuk mempererat hubungan dagang dan investasi yang saling menguntungkan.

Sejak dimulai pada 2016, perundingan I-EU CEPA telah melalui 19 putaran dan mencakup berbagai isu strategis, seperti perdagangan barang dan jasa, investasi, pengadaan publik, harmonisasi regulasi, serta kerja sama peningkatan kapasitas.

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan perundingan ini guna memperluas akses pasar dan memperdalam hubungan ekonomi dengan Uni Eropa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.