Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

9 Orang Tewas dalam Serangan Drone Russia di Timur Laut Ukraina Sehari Setelah Perundingan Damai Berakhir

📅 Sabtu, 17 Mei 2025, 14:10 WIB | Oleh:
9 Orang Tewas dalam Serangan Drone Russia di Timur Laut Ukraina Sehari Setelah Perundingan Damai Berakhir Doc: AP
Ket. Menteri Pertahanan Ukraina Rustem Umerov berbicara kepada wartawan di Istanbul, Turki, Jumat, 16 Mei 2025.

KYIV - Sebuah pesawat nirawak Russia menyerang sebuah bus penumpang di wilayah Sumy, Ukraina timur laut, Sabtu (17/5), menewaskan sembilan orang dan melukai empat lainnya, kata pejabat Ukraina.

Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Moskow dan Kyiv mengadakan perundingan perdamaian langsung pertama mereka dalam beberapa tahun yang gagal menghasilkan gencatan senjata.

"Ini adalah kejahatan perang lain yang dilakukan Russia — serangan yang disengaja terhadap transportasi sipil yang tidak menimbulkan ancaman," kata pemerintah daerah Sumy dalam sebuah posting di aplikasi pesan Telegram.

Perundingan damai langsung pertama antara Russia dan Ukraina  berakhir setelah kurang dari dua jam pada hari Jumat. Dan meskipun kedua belah pihak sepakat untuk melakukan pertukaran tahanan dalam jumlah besar, mereka jelas masih jauh dari persyaratan utama untuk mengakhiri pertempuran.

Salah satu syarat bagi Ukraina, yang didukung oleh sekutu Baratnya, adalah gencatan senjata sementara sebagai langkah pertama menuju penyelesaian damai. Kremlin telah menolak gencatan senjata semacam itu, yang masih sulit dicapai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Perang Iran Hantam Benua Bi...

Atasi Pertanian Lahan Gambut, ITS Ciptakan Traktor Perahu Listrik

45 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Atasi Pertanian Lahan Gambu...
Luar Negeri
Menuju 2050, Populasi Kambo...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.