Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berpacu dengan Waktu! 80 Ribu Kopdes Merah Putih Siap Beroperasi Oktober Ini

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 18:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berpacu dengan Waktu! 80 Ribu Kopdes Merah Putih Siap Beroperasi Oktober Ini Doc: Istimewa.
Ket. Pemerintah Desa Bantar Agung, Kecamatan Jampang Tengah, Sukabumi, Jawa Barat, menggelar Musyawarah Desa Khusus membentuk pengurus Kopdes Merah Putih. 

JAKARTA - Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sangat penting dalam pembangunan ekonomi pedesaan karena memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan pangan. Koperasi ini dirancang sebagai wadah kebersamaan untuk mencapai kemandirian ekonomi masyarakat desa. 

Karenanya, pemerintah terus menggeber kesiapan untuk merealisasikan program Kopdes Merah Putih. Rencananya, Kopdes tersebut akan diluncurkan pada 12 Juli mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional. 

Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menargetkan 80 ribu koperasi desa dapat terbentuk dan beroperasi paling lambat pada 28 Oktober 2025.

Dalam rapat koordinasi Satgas Kopdes Merah Putih di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Jumat (16/5), pemerintah juga menentukan beberapa tenggat waktu yang harus dipenuhi hingga koperasi-koperasi tersebut resmi berdiri.

“Kami menetapkan target penyelesaian musyawarah desa khusus atau musdesus di seluruh desa pada 31 Mei 2025,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan yang juga Ketua Satgas Kopdes Merah Putih, Zulkifli Hasan, dalam jumpa pers selepas rapat.

Selanjutnya, proses legalisasi dan pendaftaran koperasi ke Kementerian Hukum ditargetkan rampung pada 30 Juni 2025, guna memastikan keberadaan dan operasional koperasi memiliki landasan hukum yang kuat.

Kemudian, pada Hari Koperasi, 12 Juli 2025, peluncuran resmi pembentukan Koperasi Desa Merah Putih akan dilaksanakan.

Zulkifli lebih lanjut menjelaskan bahwa urgensi pembentukan Kopdes Merah Putih secara besar dan cepat, serta keterlibatan berbagai kementerian dan lembaga ini bertujuan untuk menumbuhkan ekonomi desa.

“Jika ekonomi desa terbangun, kita bisa menyerap lebih dari 2 juta tenaga kerja, memberikan harapan bagi pemuda desa sehingga tidak perlu lagi merantau,” kata dia.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa inisiatif ini juga bertujuan untuk memotong rantai pasok yang panjang dalam distribusi kebutuhan pokok. Dengan adanya koperasi di desa, diharapkan produsen dan konsumen di desa dapat terhubung lebih efisien, memangkas biaya dan waktu distribusi.

Selain itu, keberadaan koperasi diharapkan dapat memberantas praktik pinjaman online ilegal (pinjol), rentenir, dan tengkulak di desa.

Keuntungan lain dari pembentukan Kopdes Merah Putih menurutnya adalah memberikan akses langsung bagi desa-desa terpencil ke pusat-pusat ekonomi, seperti perbankan, produsen, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Ini akan memberikan akses yang luas bagi desa. Saya berharap ekonomi desa dapat tumbuh, sehingga kabupaten, provinsi, dan akhirnya Indonesia menjadi lebih maju."

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 16.700 desa telah menyelesaikan musyawarah desa khusus dalam rangka pembentukan Kopdes Merah Putih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.