Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disprinkop UKM Mataram Latih Puluhan Warga DTKS Bikin Kue Kering untuk Usaha

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Disprinkop UKM Mataram Latih Puluhan Warga DTKS Bikin Kue Kering untuk Usaha Doc: Antara Foto
Ket. Kegiatan pelatihan pembuatan kue kering bertujuan meningkatkan keterampilan warga kurang mampu agar bisa membuka usaha sendiri dan menjadi wirausaha mandiri

Dinas Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memberikan pelatihan pembuatan kue kering kepada puluhan warga yang masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah   (Disprinkop UKM) Kota Mataram HM Ramadhani di Mataram, Kamis, mengatakan, jumlah peserta yang ikut pelatihan tersebut sebanyak 30 orang berasal dari perwakilan enam kecamatan se-Kota Mataram.

"Kegiatan pelatihan pembuatan kue kering bertujuan meningkatkan keterampilan warga kurang mampu agar bisa membuka usaha sendiri dan menjadi wirausaha mandiri," katanya.

Selain itu, pelatihan dimaksudkan agar peserta memiliki tambahan penghasilan sehingga bisa mengurangi angka kemiskinan ekstrem.


 
Ia mengatakan, kegiatan pelatihan dilaksanakan selama tiga hari ke depan, dengan melibatkan instruktur berpengalaman sehingga meskipun mereka sudah selesai mengikuti pelatihan, peserta masih bisa berkomunikasi dengan pelatih jika ada hal-hal yang kurang jelas dan perlu ditanyakan. 

Sementara, setelah pelatihan dilaksanakan Disprinkop UKM  tetap melakukan pengawasan terhadap peserta pelatihan.

Karena itu, para peserta pelatihan juga diharapkan bisa membentuk komunitas dan saling berkomunikasi misalnya ketika ada pesanan membuat kue bisa saling memberi informasi. 

"Dengan demikian para peserta seperti membuat jaringan agar komunikasi mereka tidak terputus," katanya.

Kegiatan pelatihan pembuatan kue kering itu, sekaligus sebagai salah satu upaya mencapai target mencetak 1.000 wirausaha baru di Kota Mataram tahun 2025. 

Karena itu, semua pelatihan datanya terkoordinasi agar tidak  sampai peserta pelatihan dilakukan orang yang sama. Setelah, pelatihan pembuatan kue, dilakukan pelatihan peningkatan level, pelatihan perizinan, sertifikasi halal, PIRT (pangan industri rumah tangga), dan lainnya. 

"Dengan demikian, pelatihan bisa dilaksanakan secara paripurna," katanya. 

Ramadhani menambahkan, kegiatan pelatihan pembuatan kue kering itu merupakan pelatihan pertama yang dilaksanakan Disprinkop UKM Kota Mataram di tahun 2025. 

"InsyaAllah, masih ada beberapa pelatihan yang kami laksanakan sebagai upaya meningkatkan peluang kerja dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...

BNPB Maksimalkan OMC di Kalbar

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BNPB Maksimalkan OMC di Kalbar
Daerah
Harga Beras Bikin Resah, Bu...
Daerah
Wisata TWA Kawah Ijen Ditut...
Nasional
Wamenkes Sebut Percobaan Bu...
Advertisement
Kemenhub : Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Kemenhub : Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.