Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Segera Cabut Sanksi, Donald Trump Ingin Beri Kesempatan Suriah Lebih Maju

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 15:41 WIB | Oleh:
Segera Cabut Sanksi, Donald Trump Ingin Beri Kesempatan  Suriah Lebih Maju Doc: Istimewa
Ket. Sebelumnya, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdo?an mengatakan keputusan Donald Trump untuk mencabut sanksi terhadap Suriah merupakan hal yang sangat penting dalam sejarah.

RIYADH - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Rabu (14/5  )bertemu dengan Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa di Riyadh, dalam turnya ke Arab Saudi, setelah sebelumnya menyatakan setuju untuk mencabut sanksi terhadap negara itu. 

Dari The Guardian, Trump mengatakan pencabutan sanksi terhadap Suriah 'memberi mereka peluang untuk menjadi negara besar'

"Sanksi itu benar-benar melumpuhkan, sangat kuat," imbuhnya. Ia mengatakan AS akan mencabut "semua sanksi terhadap Suriah , yang menurut saya akan menjadi hal yang baik."

Dia mengatakan bahwa dia ingin menormalisasi hubungan dengan Suriah.

Meskipun ada kekhawatiran di dalam pemerintahannya mengenai hubungan para pemimpin Suriah dengan Al Qaeda, Trump mengatakan pada hari Selasa dalam pidatonya di Riyadh bahwa ia akan mencabut sanksi terhadap Suriah . Mantan pemimpin pemberontak itu menghabiskan waktu bertahun-tahun di penjara oleh pasukan AS setelah ditangkap di Irak.

Gedung Putih mengatakan, Trump setuju untuk “menyapa” al-Sharaa sebelum pemimpin AS tersebut mengakhiri kunjungannya ke Arab Saudi dan melanjutkan perjalanan ke Qatar .

Trump juga dijadwalkan menghadiri pertemuan Dewan Kerjasama Teluk, yang terdiri dari Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Ia kemudian berangkat ke Qatar, tempat persinggahan kedua dalam lawatannya ke Teluk. Trump akan mendapat kehormatan dengan jamuan makan malam kenegaraan di Qatar.

Al-Sharaa diangkat menjadi presiden Suriah pada bulan Januari, sebulan setelah serangan hebat oleh kelompok pemberontak yang dipimpin oleh Hayat Tahrir al-Sham, atau HTS, menyerbu Damaskus dan mengakhiri kekuasaan keluarga Assad selama 54 tahun.

Trump mengatakan bahwa ia memutuskan untuk bertemu dengan al-Sharaa setelah didorong oleh putra mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan presiden Turki Recep Tayyip Erdo?an. Presiden juga berjanji untuk mencabut sanksi yang telah berlaku selama bertahun-tahun terhadap Suriah.

"Ada pemerintahan baru yang diharapkan akan berhasil menstabilkan negara dan menjaga perdamaian," kata Trump dalam pidato kebijakan luar negerinya yang luas pada hari Selasa, saat ia mengumumkan pencabutan sanksi yang telah diberlakukan di Suriah sejak tahun 2011. "Itulah yang ingin kami lihat di Suriah."

Dia Riyadh, Donald Trump juga mengatakan dia ingin membuat kesepakatan dengan Iran , tetapi kesepakatan itu hanya dapat dilaksanakan jika rezim tersebut berhenti “mendukung teror” dan menghentikan rencana nuklirnya .

Dalam berita terkait, wakil menteri luar negeri Iran akan bertemu dengan diplomat Eropa untuk pembicaraan nuklir di Istanbul pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi mengatakan pada hari Rabu.

Iran dilaporkan akan mengadakan pembicaraan mengenai kesepakatan nuklir 2015 yang sekarang tidak ada harapan dengan pihak-pihak Eropa, yang meliputi Prancis, Inggris, dan Jerman.

Sebelumnya, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdo?an mengatakan keputusan Donald Trump untuk mencabut sanksi terhadap Suriah merupakan hal yang sangat penting dalam sejarah, kantor berita milik negara Turki Anadolu melaporkan pada hari Rabu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.