Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendiktisaintek Luncurkan Tiga Program Baru

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 21:49 WIB | Oleh:
Kemendiktisaintek Luncurkan Tiga Program Baru Doc: Tangkapan layar Youtube Kemendiktisaintek
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam konferensi pers secara daring, Rabu, (14/5).

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) meluncurkan tiga program baru sekaligus pada Mei 2025. Ketiga program yang diluncurkan memiliki fokus berbeda-beda.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengatakan, program pertama adalah Kosabangsa atau Kolaborasi Sosial Pembangunan Masyarakat. Program ini dirancang sebagai wujud nyata dengan semangat gotong royong perguruan tinggi di Indonesia dalam rangka mendalami kebutuhan masyarakat secara mendalam.

"Kosabangsa adalah jawaban kita atas tantangan pembangunan yang kompleks di wilayah tertinggal, wilayah prioritas kemiskinan ekstrem serta wilayah rawan kebencanaan," ujar Brian, dalam konferensi pers secara daring, Rabu, (14/5).

Program kedua, lanjut dia, adalah Mahasiswa Berdampak. mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan dampak di masyarakat.

Brian menerangkan, dengan adanya program ini Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM) setiap perguruan tinggi bisa merancang berbagai inisiatif sosial berbasis komunitas. Mahasiswa melalui program ini didampingi dosen pembimbing untuk menerapkan hasil penelitian di tengah masyarakat.

"Hasil inovasi yang dikembangkan di kampus diimplementasikan melalui teknologi tepat guna untuk memecahkan masalah krusial yang ada di desa yang berdekatan dengan kampus. Misal soal pangan, energi, kesehatan hingga kemiskinan ekstrem," jelasnya.

Brian mengungkapkan, program ketiga yaitu Pusat Unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi-Perguruan Tinggi (PUI-PT). Program ini dihadirkan untuk mendorong lahirnya pusat unggulan di setiap perguruan tinggi.

"Perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam publikasi ilmiah berupa paper-paper berkualitas, tapi juga mampu lebih dari itu, melakukan hilirisasi hasil riset hingga menjadi produk komersial yang siap diterima oleh masyarakat," ucapnya.

Melalui program tersebut, pihaknya ingin memperkuat tata kelola riset, sekaligus menciptakan solusi berbagai macam persoalan di masyarakat berbasis sains. Dia berharap, program tersebut dapat membangun kampus sebagai simpul inovasi nasional, pusat-pusat riset kajian yang menyelesaikan masalah-masalah sekitarnya.

"Akhirnya (kampus) bisa mampu menjawab tantangan industri, memajukan UMKM, serta menumbuhkan teknologi di atas kaki kita sendiri," katanya.

Brian mengatakan ketiga program itu adalah gerakan besar bagi kemajuan pendidikan tinggi, sains dan teknologi. Dia berharap program ini dapat mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045.

"Sebagaimana dulu pernah kami sampaikan juga bahwa pendidikan tinggi harus menjadi pusat transformasi, mahasiswa sebagai penggerak utama, dan riset sebagai arah pembangunan," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.