Zero Fluoroscopy, Teknik Non Radiasi Atasi Penyakit Jantung Struktural
📅 Selasa, 13 Mei 2025, 20:06 WIB | Oleh: OpikLangkah berikutnya, dokter akan memasukkan kateter melalui pembuluh darah di paha (arteri atau vena femoralis), tergantung pada lokasi kebocoran.
Kateter diarahkan menuju jantung untuk menutup lubang atau kebocoran pada sekat jantung. Prosedur itu biasanya berlangsung selama 1–2 jam sejak anestesi diberikan.
Setelah tindakan, pasien akan menjalani rawat inap selama lima hari, yaitu dua hari sebelum prosedur dan tiga hari setelahnya. Jika diperlukan, pasien juga akan mendapatkan antibiotik untuk mencegah infeksi.
Prosedur intervensi dengan teknik zero fluoroscopy minim efek samping karena tidak menggunakan radiasi, sehingga lebih aman bagi pasien maupun tenaga medis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun efek samping yang mungkin akan muncul bersifat ringan dan lazim terjadi dalam prosedur medis, seperti mual atau muntah akibat anestesi.
“RS Siloam Jantung Diagram adalah rumah sakit khusus jantung yang berlokasi di Cinere yang didukung oleh tim dokter berpengalaman dan teknologi terkini untuk menangani berbagai jenis gangguan jantung," kata dia.
"Kami menjadi salah satu dari sedikit rumah sakit di Indonesia yang sudah rutin melakukan prosedur zero fluoroscopy, prosedur tanpa radiasi yang aman dan nyaman bagi pasien, ditangani langsung oleh tenaga medis yang ahli di bidangnya,” ujar dr Sidhi. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!