Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manajemen Arema FC Minta Kepolisian USsut Pelemparan Bus Persik Kediri

4 Selasa, 13 Mei 2025, 18:00 WIB | Oleh:
Manajemen Arema FC Minta Kepolisian USsut Pelemparan Bus Persik Kediri Manajemen Arema FC Minta Kepolisian USsut Pelemparan Bus Persik Kediri Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Arsip Foto : General Manager Arema FC Yusrinal Fitriadi sata ditemui di Pendopo Agung, di Kota Malang, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

MALANG - Manajemen Arema FC meminta pihak kepolisian mengusut kasus pelemparan yang dilakukan oleh orang tak dikenal terhadap bus pemain dari tim sepak bola Persik Kediri.

"Polisi harus menangkap dan mengungkap pelaku dan motif pelemparan bus (pemain) Persik Kediri," kata General Manager Arema FC Yusrinal Fitriadi di Kota Malang, Jawa Timur, Senin.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (11/5), tepatnya tak berselang lama setelah bus yang ditumpangi pemain dan tim pelatih Persik Kediri keluar dari gerbang utama Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Manajemen Arema FC turut menyayangkan terjadi peristiwa pelemparan bus itu.

Menurut dia, jika ada pihak yang merasa tidak puas dengan hasil pertandingan karena performa Arema FC seharusnya menyuarakannya langsung kepada pihak manajemen klub tersebut.

"Jika pelaku kecewa dengan terkait penyelenggaraan atau kecewa karena Arema FC kalah, kenapa tidak dilimpahkan ke kami?" ujarnya.

Yusrinal menyebut kejadian ini secara langsung telah mencoreng nama baik klub dan mencederai sportivitas.

"Hasilnya seakan-akan kami tidak dihormati di sini," kata dia.

Apalagi untuk menggunakan Stadion Kanjuruhan sebagai kandang bagi Arema FC, pihak manajemen melakukan upaya yang tidak sedikit.

Manajemen, lanjutnya, juga menghadapi tantangan, baik dari internal maupun eksternal.

"Padahal klub mengalami masa sulit dengan keterbatasan dana, karena tidak ada pemasukan lantaran harus terusir, rasanya hanya cukup sisa tenaga, semangat dan niat tulus mempertahankan klub ini," kata dia.

Dia pun membeberkan dalam penyelenggaraan dua pertandingan, yakni saat simulasi pada laga persahabatan bertajuk "Charity Match" dan Liga 1 melawan Persik Kediri, manajemen setidaknya harus mengeluarkan dana senilai Rp1 miliar sebagai biaya produksi pertandingan.

"Dari sisi produksi semua upgrading kami laksanakan, mulai ring 1 sampai ring 4 sesuai regulasi dan kebutuhan rencana pengamanan (renpam). Kami memahami semua harus dilakukan untuk kepentingan dan keamanan jalannya pertandingan," kata dia.

Yusrinal mengajak semua pihak untuk sama-sama berubah demi terselenggaranya pertandingan yang aman dan nyaman bagi semua orang.

"Ayo berpakta integritas, jangan semuanya salah manajemen, introspeksi lah," tuturnya.

Sementara itu, Aremania Utas secara resmi menyampaikan pernyataan mengutuk keras aksi pelemparan kepada bus pemain Persik Kediri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Harga Cabai Rawit Rp86.900/Kg, Telur Ayam Rp28.000/Kg

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp86.900/...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mulai 2 November hingga 31 Desember 2026, Pemprov DKI Bebaskan Sanksi Pajak Kendaraan

Mulai 2 November hingga 31 Desember 2026, Pemprov DKI Bebaskan Sanksi Pajak Kendaraan

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.