Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Simak Program Pelatihan Barber Gratis Dompet Dhuafa Yogyakarta

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 14:30 WIB | Oleh:
Simak Program Pelatihan Barber Gratis Dompet Dhuafa Yogyakarta Doc: Istimewa
Ket. Institut Kemandirian Dompet Dhuafa bersama Audy Dental resmi membuka program pelatihan barber gratis di Sleman, Yogyakarta, sebagai upaya membekali generasi muda dengan keterampilan kerja yang aplikatif. Program yang dimulai pada 24 April 2026 tersebut diikuti 15 peserta terpilih dan akan berlangsung hingga Juni 2026.

JAKARTA - Institut Kemandirian Dompet Dhuafa bersama Audy Dental resmi membuka program pelatihan barber gratis di Sleman, Yogyakarta, sebagai upaya membekali generasi muda dengan keterampilan kerja yang aplikatif. Program yang dimulai pada 24 April 2026 tersebut diikuti 15 peserta terpilih dan akan berlangsung hingga Juni 2026.

Pelatihan ini dirancang untuk mencetak tenaga kerja terampil di bidang barber yang siap masuk ke industri jasa potong rambut maupun membangun usaha mandiri. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi berbasis keterampilan yang dilakukan Dompet Dhuafa melalui pendekatan zakat produktif.

Peserta mendapatkan pembelajaran menyeluruh mulai dari teknik barber modern, penggunaan alat kerja, hingga standar sanitasi. Selain itu, mereka juga dibekali materi pelayanan pelanggan dan dasar kewirausahaan agar memiliki kesiapan saat memasuki dunia kerja.

Direktur Institut Kemandirian Dompet Dhuafa, Abdurrahman Usman, menegaskan program ini hadir untuk membuka akses keterampilan bagi anak muda yang membutuhkan peluang kerja lebih luas.

"Banyak anak muda memiliki semangat, tetapi belum semua memiliki peluang. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan jalan agar mereka memiliki skill, kepercayaan diri, dan masa depan yang lebih baik," ujar Abdurrahman.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Yogyakarta, Muhammad Zahron, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan dana zakat yang berorientasi pada pemberdayaan jangka panjang. Menurutnya, zakat harus mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi penerima manfaat.

"Zakat tidak hanya membantu sesaat, tetapi juga harus mampu menciptakan kemandirian. Kami berharap program ini menjadi awal perubahan hidup peserta," kata Zahron.

Tak hanya fokus pada kemampuan teknis, peserta juga mendapatkan pembekalan soft skill seperti komunikasi, pengelolaan keuangan, etika kerja, serta kedisiplinan. Bekal tersebut dinilai penting agar peserta mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri kerja yang semakin kompetitif.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta berkesempatan bekerja di gerai Arfa Barber sebagai bagian dari kolaborasi dengan mitra industri. Skema tersebut diharapkan membuka jalur penyerapan tenaga kerja secara langsung bagi lulusan program.

Owner Arfa Barber, Muhammad Arief Fathoni, menilai keseriusan peserta menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan selama pelatihan. Ia menegaskan peluang berkembang di industri barber terbuka lebar bagi peserta yang tekun belajar.

"Setiap proses butuh ketekunan. Peserta yang serius memiliki peluang besar untuk sukses, bahkan berkembang bersama Arfa Barber," ujarnya.

Salah satu peserta, Zulfan Fauzi, mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut karena ingin meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas peluang kerja di masa depan.

"Saya ingin menambah skill. Menjadi barber itu keren karena bisa membantu orang tampil lebih percaya diri. Saya berharap program ini terus ada," ungkap Zulfan.

Institut Kemandirian juga menghadirkan mentor berpengalaman untuk mendampingi peserta dari tahap dasar hingga mahir. Melalui program ini, Dompet Dhuafa berharap semakin banyak anak muda yang memiliki keterampilan, penghasilan, serta mampu memperkuat ekonomi keluarga secara mandiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Luar Negeri
Trump Beri Sinyal Mengejutk...
49 Titik Panas Terdeteksi di Gorontalo, BPBD Waspadai Potensi Karhutla

49 Titik Panas Terdeteksi di Gorontalo, BPBD Waspadai Potensi Karhutla

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.