Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dewan Penerbangan PBB Putuskan Russia Harus Bertanggung Jawab Atas Tertembaknya Penerbangan Malaysia Airlines MH17

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 11:02 WIB | Oleh:
Dewan Penerbangan PBB Putuskan Russia Harus Bertanggung Jawab Atas Tertembaknya Penerbangan Malaysia Airlines MH17 Doc: Istimewa
Ket. Puing-puing dari pesawat Malaysia Airlines MH17. ICAO PBB telah memutuskan bahwa Rusia bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat tersebut.

NEW YOK - Dewan Penerbangan PBB pada Selasa (13/5) memutuskan bahwa Russia harus bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat Malaysia Airlines di atas Ukraina yang menewaskan seluruh 298 penumpang dan awaknya, memicu seruan untuk “ganti rugi” bagi keluarga korban.

Dilansir The Guardian, penerbangan MH17 sedang dalam perjalanan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur ketika ditembak jatuh oleh rudal darat-ke-udara Rusia saat terbang di atas Ukraina timur pada tahun 2014 saat pertempuran berkecamuk antara separatis pro-Rusia dan pasukan Ukraina. Di antara korban terdapat 196 warga negara Belanda dan 38 warga negara atau penduduk Australia.

Pemerintah Australia dan Belanda mengatakan Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dalam beberapa minggu mendatang akan mempertimbangkan bentuk reparasi apa yang diperlukan.

Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, mengatakan pemerintahnya menyambut baik keputusan tersebut dan mendesak ICAO untuk bergerak cepat guna menentukan solusi.

"Kami menyerukan kepada Rusia untuk akhirnya mengakui kesalahannya atas tindakan kekerasan yang mengerikan ini dan memberikan ganti rugi atas tindakannya yang mengerikan, sebagaimana diwajibkan menurut hukum internasional," kata Wong dalam sebuah pernyataan.

Belanda dan Australia ingin Dewan ICAO memerintahkan Rusia untuk mengadakan negosiasi mengenai reparasi, kata menteri luar negeri Belanda.

"Keputusan ini merupakan langkah penting menuju penegakan kebenaran dan pencapaian keadilan serta akuntabilitas bagi semua korban Penerbangan MH17, serta keluarga dan orang-orang terkasih mereka," kata Caspar Veldkamp dalam sebuah pernyataan.

“Keputusan ini juga mengirimkan pesan yang jelas kepada masyarakat internasional: negara tidak dapat melanggar hukum internasional tanpa hukuman.”

ICAO mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Senin malam: “Federasi Rusia gagal menegakkan kewajibannya berdasarkan hukum udara internasional dalam penembakan jatuh pesawat Malaysia Airlines Penerbangan MH17 tahun 2014.”

CCAO mengatakan ini adalah pertama kalinya dalam sejarahnya bahwa dewannya telah membuat keputusan mengenai pokok perselisihan antara negara-negara anggota.

Badan yang berkantor pusat di Montreal ini menetapkan standar penerbangan global yang diadopsi oleh 193 negara anggotanya tetapi tidak memiliki kewenangan regulasi.

Australia dan Belanda telah meminta kompensasi dan permintaan maaf, namun Rusia, yang membantah terlibat meskipun ada temuan penyelidikan internasional, secara sepihak menarik diri dari negosiasi dengan kedua negara pada Oktober 2020. Kasus dengan ICAO diluncurkan pada tahun 2022 oleh Australia dan Belanda .

Pada bulan November 2022, hakim Belanda menjatuhkan hukuman in absentia kepada dua pria Rusia dan seorang pria Ukraina atas pembunuhan atas peran mereka dalam serangan tersebut. Moskow menyebut putusan itu "memalukan" dan mengatakan tidak akan mengekstradisi warga negaranya.

Pada tahun 2023, tim penyelidik internasional dari Belanda, Australia, Malaysia, Belgia dan Ukraina mengatakan ada “indikasi kuat” bahwa presiden Rusia, Vladimir Putin , telah secara pribadi menandatangani keputusan untuk memasok rudal yang menjatuhkan penerbangan MH17.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Olahraga
Harry Kane Masuk Persaingan...
Olahraga
Mourinho Cuekin Duel Lawan ...
Advertisement
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.