Anggota DPR Minta Jemaah Haji Waspada Cuaca Ekstrem
📅 Selasa, 13 Mei 2025, 19:41 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Istimewa
JAKARTA - Tingginya suhu di tanah suci selama pelaksanaan ibadah haji 2025 membuat khawatir sejumlah kalangan. Anggota Komisi VIII DPR RI Mahdalena meminta para jemaah haji asal Indonesia mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
"Cuaca di Arab Saudi pada Juni–Juli bisa mencapai suhu ekstrem hingga 50 derajat Celsius. Ini jauh lebih panas dibandingkan suhu di Indonesia yang rata-rata berkisar 35–37 derajat. Jemaah perlu bersiap secara fisik maupun perlengkapan," ujar Mahdalena, dalam keterangan resminya, Selasa (13/5).
Dia mengingatkan, pelaksanaan ibadah haji berlangsung dalam kondisi iklim gurun yang sangat panas dan kering. Oleh karena itu, jemaah diimbau membawa perlengkapan pribadi yang dapat melindungi dari paparan langsung sinar matahari, seperti topi, payung, kacamata hitam, dan masker.
"Perlengkapan ini terlihat sederhana, tapi sangat penting untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Gunakan saat bepergian dari hotel ke masjid atau saat puncak ibadah di Arafah dan Mina," jelasnya.
Mahdalena juga mengingatkan pentingnya menjaga asupan cairan untuk mencegah dehidrasi. Dia menyarankan jemaah untuk membawa botol minum sendiri dan mengisinya dengan air zamzam, serta minum dalam jumlah kecil namun sering.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jangan tunggu haus. Minum sedikit tapi rutin bisa mencegah dehidrasi. Karena kalau sudah dehidrasi, kondisi tubuh bisa cepat drop," katanya.
Mahdalena berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan sehat. Dengan demikian para jemaah bisa kembali ke Tanah Air dalam kondisi selamat.
Selain menjaga diri dari cuaca panas, dia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam mengikuti arahan petugas dan menjaga pola makan. Dia meminta jemaah tidak melewatkan waktu makan yang telah disediakan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jangan sampai karena kelelahan atau terburu-buru, jemaah lupa makan. Tubuh butuh energi untuk menjalankan ibadah yang memerlukan fisik yang kuat,” ucapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!