Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pulau Mules Buka Pintu untuk Investor! Kesempatan Emas yang Tak Boleh Dilewatkan

📅 Senin, 12 Mei 2025, 09:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pulau Mules Buka Pintu untuk Investor! Kesempatan Emas yang Tak Boleh Dilewatkan Doc: ANTARA/Gecio Viana
Ket. Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit.

LABUAN BAJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengajak para investor lokal dan asing untuk berinvestasi di Pulau Mules karena memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan.

"Laporan dari kepala desa kunjungan wisatawan cukup ramai, yang sangat menarik itu surfing atau selancar tetapi hanya bulan tertentu," kata Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit dihubungi dari Labuan Bajo, Minggu (11/5).

Ia menambahkan Pemkab Manggarai telah menawarkan investasi ke beberapa pihak swasta namun belum ada pihak yang tertarik berinvestasi di satu-satunya pulau di wilayah Kabupaten Manggarai itu.

Pulau Mules terletak di Desa Nuca Molas, Kecamatan Satar Mese Barat memiliki lanskap yang berbukit dan padang rumput yang luas serta keindahan pantai yang memiliki pasir putih dan alam bawah laut. Para pengunjung dapat melakukan snorkeling dan diving serta berselancar.

"Kalau kita bicara Pulau Mules ombak tidak setenang di Labuan Bajo, jadi untuk petualang akan suka dan lengkap dengan kebudayaan lokal juga savana," ujarnya.

Pemkab Manggarai, lanjut dia, berkomitmen membantu para investor yang ingin berinvestasi dengan berbagai skema kerja sama agar investor dan pemerintah secara kolektif dapat melakukan penataan dan pengembangan pariwisata di Pulau Mules.

Lahan seluas 68 hektare milik Pemkab Manggarai terbentang dari wilayah daratan hingga pesisir laut sehingga memiliki potensi untuk pengembangan sektor pariwisata yang menjanjikan bagi investor.

"Kami punya 68 hektare, mari kita bicara," katanya.

Sebelumnya, ia juga menjelaskan Kabupaten Manggarai memiliki berbagai spot wisata yang menarik yang sering dikunjungi wisatawan seperti Desa Adat Todo dan Ruteng Puu, situs arkeologi Liang Bua dan lingko sawah jaring laba-laba.

Selain itu, terdapat juga tradisi tenun dan kopi yang sangat otentik serta kekayaan budaya dan wisata religi yang memikat wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Manggarai.

Pengembangan spot wisata serta penataan kawasan wisata, lanjut dia, juga dilakukan demi mendukung Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) di Indonesia.

"Apa yang kami kembangkan ini dalam kacamata kami selalu dalam rangka mendukung pariwisata Labuan Bajo, bahwa ingat diri sendiri penting tetapi juga kita tahu Labuan Bajo merupakan andalan kita semua," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.