Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Calon PMI Menumpuk Imbas Politik yang Belum Stabil di Korsel

📅 Minggu, 11 Mei 2025, 15:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Calon PMI Menumpuk Imbas Politik yang Belum Stabil di Korsel Doc: istimewa
Ket. Menteri P2MI Abdul Kadir Karding mengungkapkan dirinya sedang melobi Pemerintah Korea Selatan (Korsel) terkait menumpuknya data roster skema Government to Government (G to G)

SURAKARTA - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengungkapkan dirinya sedang melobi Pemerintah Korea Selatan (Korsel) terkait menumpuknya data roster skema Government to Government (G to G).

Menteri Karding menyebut saat ini ada sekitar 19 ribu calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang telah memenuhi persyaratan belum tersalurkan ke Korea Selatan.

“Yang saya sebut tadi, kita sedang berusaha untuk melakukan lobby supaya dibuka ruang-ruang yang masih mungkin,” kata Menteri Karding usai memberikan pengarahan di Orientasi Pra Pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ke Korea Selatan di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (9/5).

Roster merupakan data CPMI yang telah memenuhi persyaratan siap dipilih calon pemberi kerja di luar negeri, dalam hal ini Pemerintah Korea Selatan.

Menteri Karding menyebut, penumpukan roster itu terjadi lantaran ekonomi serta kondisi politik Korea Selatan yang masih belum stabil.

“Kan yang menerima pekerjaan mereka, jadi kalau misalnya mereka ekonominya slow down, pemerintahnya juga ada sedikit pergantian presiden dan juga mungkin di sana UMKM dan perusahaan-perusahaan itu juga mengalami stuck ya itu ya penyebabnya,” kata Menteri Karding.

Menteri Karding pun berjanji Kemeterian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) segera menyelesaikan permasalahan roster G to G Korea Selatan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.