Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Sigi ajak warga manfaatkan teknologi untuk cari pekerjaan

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Pemkab Sigi ajak warga manfaatkan teknologi untuk cari pekerjaan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Sigi
Ket. Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi memberikan arahan kepada masyarakat dan pelajar di SMK PGRI Marawola di Desa Tinggede, Kabupaten Sigi, Kamis (8/5).

Sigi, Sulteng -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah mengajak semua masyarakat di daerah itu bisa memanfaatkan teknologi dan aplikasi SIAPkerja milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk mencari pekerjaan.

Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi mengatakan melalui aplikasi SIAPkerja bisa mendorong masyarakat, khususnya anak-anak pelajar SMK di daerah itu yang dibentuk dan dipersiapkan turun bekerja.

"Masyarakat harus mampu menggunakan aplikasi SIAPkerja dalam merubah mindset bahwa bekerja tidak hanya terbatas di daerah asal, tetapi juga dapat meraih peluang di luar negeri selama dilakukan secara legal," kata dia di Marawola, Kamis.

Ia mengemukakan penggunaan aplikasi SIAPkerja Kemnaker penting agar para pekerja dapat terhindar dari berbagai bentuk kekhawatiran dan risiko ketika bekerja di luar negeri.

"Harapannya ke depan masyarakat dan pelajar SMK di Kabupaten Sigi bisa memahami apa saja perlu diperhatikan termasuk tentang kerusakan-kerusakan mesin pertanian, sehingga nantinya perbaikan mesin tidak perlu lagi dilakukan di luar daerah," ucapnya.

Ia menuturkan potensi lokal dapat dioptimalkan dan mendorong kemandirian sektor pertanian di Kabupaten Sigi.

"Tentunya ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan dunia industri dalam mencetak generasi muda yang siap bersaing di pasar kerja, baik di dalam maupun di luar negeri," katanya.

Samuel menjelaskan pemerintah daerah berkomitmen dan berupaya memberikan perlindungan dan pemberdayaan terhadap pekerja migran dari daerah itu.

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sigi bahwa jumlah pekerja migran prosedural yang berasal dari Kabupaten Sigi sejak 2018 sebanyak 459 orang terdiri atas 22 laki-laki dan 437 perempuan.

Mayoritas mereka ini bekerja sebagai pekerja informal yang terbesar di negara-negara Asia, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Jepang, Hongkong, Taiwan, dan Malaysia.

Untuk PMI non-prosedural yang difasilitasi kepulangannya dari Jakarta dan daerah lainnya kembali ke Kabupaten Sigi sejak tahun 2022-2024 sebanyak 22 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.