Ayo Berjalan Kaki Sambil Mengenal Sudut Jakarta
📅 Kamis, 08 Mei 2025, 18:03 WIB | Oleh: OpikWalking tour yang diadakan oleh JGG memiliki konsep pay as your wish atau "bayar seikhlasnya," yakni peserta bisa memberikan donasi sesuai dengan kemampuan mereka.
Konsep ini diadaptasi dari berbagai negara lain dan diterapkan di Jakarta untuk menarik lebih banyak warga lokal agar tertarik mengenal kotanya sendiri.
Selama periode Januari hingga Juni 2024, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mencatat sebanyak 39,80 juta wisatawan nusantara mengunjungi Jakarta. Kunjungan wisatawan lokal ini meningkat 32,36 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 30,07 juta.
Adapun proporsi wisatawan nusantara berdasarkan tujuan, tertinggi sebesar 27,10 persen ke wilayah Jakarta Selatan. Selanjutnya, Jakarta Pusat 21,50 persen, Jakarta Timur 19,30 persen, Jakarta Barat 16,03 persen, Jakarta Utara 15,58 persen dan terakhir Kepulauan Seribu hanya 0,49 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain untuk menarik lebih banyak warga lokal, walking tour juga bertujuan untuk mengajak masyarakat lebih banyak berjalan kaki, mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor, serta meningkatkan kesadaran terhadap sejarah dan budaya Jakarta.
Mengenal berbagai aspek kehidupan di Jakarta
Dalam tur ini, peserta tidak hanya mendapatkan informasi sejarah, tetapi juga diperkenalkan dengan berbagai aspek kehidupan di Jakarta, termasuk kuliner lokal dan perkembangan urban.
Sebaiknya Anda baca juga:
JGG menawarkan berbagai rute menarik yang dapat diikuti oleh peserta. Pertama, ada rute Chinatown yang membawa peserta menjelajahi kawasan Pecinan di Jakarta dengan berbagai cerita sejarah dan kuliner khas.
Kemudian, Sunda Kelapa yakni mengajak peserta mengunjungi pelabuhan tua yang menjadi saksi sejarah perdagangan di Jakarta. Ada juga Weltevreden, yakni rute sejarah yang banyak diminati karena menyajikan kisah menarik tentang arsitektur dan kolonialisme di Jakarta. Lalu, Passer Meester yakni rute yang berfokus pada pasar tradisional dan jajanan khas Jakarta yang sedang viral.
Rute-rute baru juga terus bertambah, termasuk rute Kebon Kacang, Kampung Bali dan Blok I yang baru saja diperkenalkan tahun ini.
JGG saat ini memiliki sekitar 72 rute yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya, termasuk rute museum dan kawasan budaya.
Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap walking tour, JGG telah memperluas jangkauannya ke beberapa kota lain seperti Bandung, Yogyakarta, Malang, Medan, dan Palembang.
Meskipun semakin populer, walking tour di Jakarta memiliki tantangannya sendiri. Salah satunya adalah peserta yang membatalkan kehadiran secara mendadak, sehingga pemandu harus menyesuaikan kembali perjalanan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!