Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebijakan Baru PT Pos Pangkas Tunjangan, Nasib Puluhan Ribu Pensiunan Terancam

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 11:33 WIB | Oleh:
Kebijakan Baru PT Pos Pangkas Tunjangan, Nasib Puluhan Ribu Pensiunan Terancam Doc: Pribadi/yds
Ket. Aksi demonstrasi di depan gedung PT. Pos Indonesia Tbk beberapa tahun silam.

JAKARTA – PT. Pos Indonesia (Persero) mengeluarkan kebijakan penyesuaian benefit langsung bagi para pensiunannya, efektif berlaku per 1 Mei 2025. Keputusan ini menuai keresahan mendalam dan kekhawatiran akan masa depan finansial lebih dari 22 ribu pensiunan perusahaan BUMN tersebut.

Melalui nota dinas elektronik tertanggal 29 April 2025, PT. Pos Indonesia memutuskan untuk menyesuaikan pemberian benefit langsung seperti tunjangan pangan dan tunjangan penghasilan, menggantikan skema bantuan yang telah diberikan selama ini.

Penyesuaian ini dilakukan dengan formulasi baru, di mana besaran benefit langsung kini diberikan berbeda sesuai masa kerja, dengan besaran maksimal hanya Rp 100.000 per bulan.

Dalam nota dinas tersebut, perusahaan menjelaskan penyesuaian ini dilakukan menyusul arahan Kementerian BUMN yang tidak memperkenankan pemberian benefit langsung kepada pihak yang tidak aktif operasional, serta kewajiban iuran tambahan kepada Dana Pensiun Pos Indonesia (Dapenpos) di tengah penurunan pendapatan perusahaan.

Namun, kebijakan ini ditolak tegas oleh Persatuan Pensiunan Pos Indonesia (PPPos). Plt Ketua Umum PPPos, Amrizal, menyatakan keprihatinan mendalam.

"Kebijakan ini meresahkan dan berakibat memiskinkan lebih dari 22 ribuan orang Pensiunan Pos Indonesia," ujar Amrizal.

Ia menambahkan, besaran maksimal Rp 100 ribu yang baru jauh lebih kecil dibandingkan bantuan sebelumnya yang mencakup tunjangan pangan, penghasilan, hingga subsidi BPJS Kesehatan.

PPPos menilai kebijakan ini tidak manusiawi dan minim sosialisasi, bahkan telah mengajukan permohonan audiensi kepada Presiden Prabowo Subianto demi memperjuangkan nasib para pensiunan yang terancam kesejahteraannya di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.