Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kalbar Kebut Infrastruktur! Konektivitas Antarwilayah Dipacu Demi Pembangunan

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kalbar Kebut Infrastruktur! Konektivitas Antarwilayah Dipacu Demi Pembangunan Doc: Antara
Ket. Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan program prioritas yang akan dilaksanakan pada pembahasan RPJMD Kalbar 2026.

Pontianak - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menargetkan peningkatan jalan mantap hingga 80 persen dalam lima tahun ke depan, hal ini menjadi prioritas utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong konektivitas antarwilayah dan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Saat ini kondisi jalan provinsi yang masuk kategori mantap baru mencapai sekitar 40 persen dari total panjang jalan. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan mengalokasikan anggaran secara optimal agar target 80 persen jalan mantap dapat tercapai pada 2030," kata Gubernur Kalbar Ria Norsan di Pontianak, Selasa (5/6).

Dia mengatakan, upaya percepatan pembangunan jalan dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran, terutama setelah hilangnya Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk sektor jalan.

Sebagai contoh, proyek pembangunan Jalan Kota Baru–Sokan yang semula dialokasikan melalui DAK sebesar Rp50 miliar, batal terlaksana akibat kebijakan efisiensi anggaran di tingkat pusat.

"Masyarakat sudah tahu ada anggaran untuk jalan itu, tapi tiba-tiba hilang karena efisiensi. Ini tidak bisa dibiarkan. Maka kami lakukan penyisiran ulang, dan akhirnya mengalokasikan sekitar Rp20 miliar dari anggaran daerah agar pembangunan jalan tersebut tetap berjalan," tuturnya.

Selain perbaikan infrastruktur jalan, Pemprov Kalbar juga mengupayakan percepatan pembukaan kembali rute penerbangan internasional Pontianak–Kuching.

Menurut Ria Norsan, pihaknya telah melakukan komunikasi intensif dengan Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Udara, manajemen Angkasa Pura, dan pihak Imigrasi. Bahkan, surat permohonan dukungan juga telah dilayangkan kepada Ketua Komisi V DPR RI, Lazarus.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Gubernur Sarawak, Abang Abdul Rahman Zohari Tun Abang Openg. Respon dari semua pihak sangat positif. Rencananya, akan ada maskapai seperti Lion Air, AirAsia, dan Super Air Jet yang melayani rute ini," katanya.

Ia optimistis bahwa penerbangan internasional ini akan menguntungkan kedua belah pihak, baik warga Kalbar yang menuju Kuching, maupun sebaliknya.

"Kami yakin, kalau penerbangan ini dibuka, okupansi penumpang akan tinggi karena mobilitas warga kedua wilayah cukup besar," katanya.

Dalam RKPD 2026, penanganan banjir juga masuk dalam prioritas pembangunan. Sejumlah wilayah rawan banjir seperti Kabupaten Landak, Sambas, Mempawah, dan Kubu Raya telah dipetakan, dan intervensi pembangunan infrastruktur pengendali banjir akan dimulai pada tahun anggaran tersebut.

"Kita sudah masukkan ke dalam rencana anggaran 2026. Penanganan banjir akan dilakukan secara bertahap di wilayah-wilayah yang selama ini kerap terdampak," tuturnya.

Sementara itu, untuk proyek strategis seperti pembangunan Jembatan Kapuas Tiga, Pemprov Kalbar terus mendorong Kementerian PUPR untuk segera merealisasikannya.

Proyek itu saat ini sudah mencapai tahap Detail Engineering Design (DED) dan akan dilanjutkan ke proses pembebasan lahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.