Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggota DPR RI melepas JCH kloter 5 Embarkasi Makassar

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 23:22 WIB | Oleh:
Anggota DPR RI melepas JCH kloter 5 Embarkasi Makassar Doc: Antaranews
Ket. Jamaah Haji Makassar

Makassar -- Anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia melepas secara resmi keberangkatan ke Tanah Suci jamaah calon haji (JCH) tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 5 Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan.

"Mantapkan hati dan jiwa, luruskan niat dan persiapkan fisik serta kesehatan kita untuk mengikuti setiap rukun ibadah haji agar bisa mendapatkan keberkahan dengan mabrurnya ibadah kita," ujarnya di Makassar, Ahad.

Meity Rahmatia yang juga legislator berasal dari Kabupaten Gowa, Sulsel itu, menyempatkan talbiah bersama 392 calon haji yang seluruhnya berasal dari daerah pemilihannya tersebut.

Ia mengimbau anggota jamaah kloter 5 yang sakit atau membutuhkan layanan di Tanah Suci untuk tidak ragu melapor kepada petugas agar segera mendapat penanganan.

"Tahun ini saya masuk tim pengawas haji dari Komisi XIII. Insyaallah kita ketemu di sana. Kalau ada apa-apa jangan sungkan-sungkan sampaikan. Kalau ada yang sakit sampaikan. Petugas semua sudah siap," katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga memuji kinerja Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ali Yafid dalam melayani jamaah calon haji melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga terkait, seperti Imigrasi.

Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ali Yafid mengatakan embarkasi setempat pada tahun ini memberangkatkan 15.856 calon haji berasal dari delapan provinsi, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

"Dua provinsi lainnya adalah Gorontalo dan Maluku yang merupakan Embarkasi Antara, di mana jamaahnya tidak lagi transit di Asrama Haji Makassar. Khusus Sulsel sebanyak 7.272 jamaah," ujarnya.

Prosesi pelepasan ini, antara lain dihadiri Kakanwil Imigrasi Sulsel Fierce Sumolang, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar Abdi Widodo Subagio, dan para pejabat administrator lingkup Kakanwil Kemenag Sulsel yang juga bertindak selaku PPIH Embarkasi Makassar.

Jamaah kloter 5 diterbangkan dengan GIA 1105 pukul 16.24 Wita dan diperkirakan tiba di Bandara Madinah pukul 01.00 Waktu Arab Saudi. Seorang anggota jamaah gagal berangkat, atas nama Hasnawati Yasang (57), karena sakit dan dirawat di Rumah Sakit Tadjuddin Chalid Makassar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.