Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Jadi Senjata Rahasia Jayapura Bangun Ekonomi Anak Muda

📅 Sabtu, 03 Mei 2025, 11:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Jadi Senjata Rahasia Jayapura Bangun Ekonomi Anak Muda Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Stan pameran KTNA Kabupaten Jayapura terus saja membludak.

JAYAPURA - Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) muda adalah UMKM yang dikelola oleh orang-orang muda, baik yang baru memulai bisnis atau sudah menjalankan usaha beberapa waktu. 

Dengan dukungan yang tepat, UMKM muda memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia dengan menciptakan lapangan kerja, mendorong inovasi, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua mendorong generasi muda untuk terlibat aktif pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai langkah strategis menciptakan kemandirian ekonomi.

Bupati Jayapura Yunus Wonda di Sentani, Jumat (2/5), mengatakan pemuda memiliki potensi besar dalam menciptakan inovasi dan membuka peluang usaha baru di tengah tantangan ketenagakerjaan yang semakin kompleks.

"Kami ingin anak-anak muda Kabupaten Jayapura bangun dari tidur panjang, mari UMKM merupakan peluang yang baik untuk memandirikan ekonomi," katanya.

Menurut dia, UMKM menjadi jalan konkret bagi anak muda untuk membangun masa depan, tanpa terlalu bergantung pada lapangan kerja formal.

"Kami ingin anak-anak muda di Kabupaten Jayapura tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru yakni melalui UMKM," ujarnya.

Pemkab Jayapura sedang menyiapkan berbagai program pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, dan akses pembiayaan mikro yang ramah bagi pemula, terutama generasi muda di kampung-kampung.

"Upaya ini sejalan dengan visi pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal, selain pelatihan pemerintah daerah juga memperkuat kemitraan dengan lembaga keuangan dan pelaku usaha besar agar para pelaku UMKM muda dapat terhubung ke dalam rantai pasok yang lebih luas dan berkelanjutan," katanya.

Dia menjelaskan pentingnya pola pikir kalangan anak muda dari sekadar mencari pekerjaan menjadi berani berwirausaha.

Ia juga mengajak lembaga pendidikan dan komunitas untuk ikut menanamkan nilai-nilai kewirausahaan sejak dini.

"Jangan takut gagal, yang penting mulai dulu, jika gagal pertama maka saya akan berikan kesempatan kedua, pemerintah hadir memberikan dukungan, baik dari sisi regulasi, permodalan maupun pemasaran," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kemenkes: 3 Juta Orang Terp...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.