Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kenapa Perempuan Sering Bilang 'Terserah'? Ini Alasan dan Cara Mengubahnya

📅 Sabtu, 03 Mei 2025, 15:53 WIB | Oleh:
Kenapa Perempuan Sering Bilang 'Terserah'? Ini Alasan dan Cara Mengubahnya Doc: thoughtnova/yds
Ket. Di balik kata "terserah," tentu banyak tersimpan makna. Namun, masih ada cara efektif dalam mengatasinya.

Kata "terserah," meski terdengar singkat dan sederhana, seringkali menjadi momok dalam komunikasi interpersonal, terutama dalam hubungan antara laki-laki dan perempuan.

Bagi sebagian perempuan, "terserah" bisa menjadi luapan beragam emosi dan harapan yang tak terucap. Lantas, bagaimana caranya agar perempuan merasa lebih nyaman dan termotivasi untuk menyampaikan pendapatnya secara langsung, tanpa berlindung di balik kata "terserah"?

Dr. Tania Putri, seorang psikolog klinis, mengungkapkan bahwa kebiasaan menjawab "terserah" seringkali berakar pada dinamika relasi dan pengalaman komunikasi sebelumnya.

"Mungkin ada rasa tidak didengarkan, takut konflik, atau bahkan harapan agar pasangan lebih peka. Untuk mengubah pola ini, penting untuk menciptakan ruang aman dan suportif bagi perempuan untuk mengekspresikan diri tanpa takut dihakimi atau diabaikan," ujarnya.

Dr. Tania menyarankan agar laki-laki belajar menjadi pendengar yang aktif, memberikan validasi terhadap perasaan perempuan, dan menghindari respons defensif saat menerima pendapat yang berbeda.

Lebih lanjut, Risa Amalia, seorang communication coach, menekankan pentingnya membangun dialog yang terbuka dan jujur sejak awal hubungan.

"Komunikasi yang sehat adalah fondasi dari hubungan yang kuat. Perempuan perlu merasa bahwa pendapat mereka dihargai dan dipertimbangkan. Laki-laki bisa proaktif bertanya dan menunjukkan ketertarikan yang tulus pada apa yang dipikirkan dan dirasakan pasangannya," katanya. Risa menyarankan beberapa strategi praktis, seperti:

  • Memulai percakapan dengan pertanyaan terbuka: Hindari pertanyaan yang hanya membutuhkan jawaban "ya" atau "tidak." Tanyakan "Apa yang kamu pikirkan tentang...?" atau "Bagaimana pendapatmu mengenai...?"
  • Memberikan ruang dan waktu yang cukup untuk berbicara: Jangan terburu-buru menyimpulkan atau memotong pembicaraan. Dengarkan dengan saksama tanpa menghakimi.
  • Menunjukkan empati dan validasi: Akui dan hargai perasaan perempuan, meskipun tidak selalu setuju dengan pendapatnya. Ungkapkan pemahaman seperti "Aku mengerti mengapa kamu merasa begitu."
  • Mendorong partisipasi dalam pengambilan keputusan: Libatkan perempuan dalam setiap proses pengambilan keputusan, baik yang kecil maupun besar. Tanyakan preferensi dan pertimbangkan masukannya.
  • Memberikan umpan balik positif: Ketika perempuan berani menyampaikan pendapatnya, berikan apresiasi. Hal ini akan membangun kepercayaan diri dan mendorongnya untuk lebih terbuka di masa depan.

Mengubah kebiasaan "terserah" membutuhkan kesabaran dan komitmen dari kedua belah pihak. Laki-laki perlu belajar untuk lebih proaktif mendengarkan dan menghargai pendapat perempuan, sementara perempuan perlu merasa aman dan didukung untuk menyampaikan apa yang sebenarnya mereka inginkan.

Dengan komunikasi yang lebih terbuka dan jujur, "terserah" tidak lagi menjadi tembok penghalang, melainkan jembatan menuju pemahaman yang lebih dalam dalam sebuah hubungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

37 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.