Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ospek Mahasiswa Baru Harus tanpa Kekerasan

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 03:03 WIB | Oleh:
Ospek Mahasiswa Baru Harus tanpa Kekerasan Doc: Istimewa
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Arifatul Choiri Fauzi (Arifah Fauzi), di Jakarta, Rabu (30/4).

Pengenalan kampus bagi mahasiswa baru harus jauh dari kekerasan dan praktik menyimpang lainnya. Ospek harus bertujuan membentuk kesadaran akan isu kekerasan seksual dan perundungan.

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengatakan salah satu fokus kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yaitu mencegah kekerasan dan praktik menyimpang lainnya. Pasalnya, masa PKKMB merupakan momentum krusial untuk membentuk kesadaran mahasiswa baru terhadap isu kekerasan seksual dan perundungan.

“Kami meyakini ini waktu yang tepat untuk memberikan muatan penting tentang pelecehan dan perundungan. Mahasiswa baru sedang sangat antusias, dan ini kesempatan emas untuk membentuk kesadaran sejak awal,” ujar Brian, saat bertemu dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), di Jakarta, Rabu (30/4).

Dia menyebut, pihaknya akan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh perguruan tinggi agar memuat klausul tentang pencegahan kekerasan dan penyimpangan perilaku dalam kontrak mahasiswa baru. Pihaknya ingin nilai-nilai antikekerasan menjadi bagian dari identitas mahasiswa sejak hari pertama masuk kampus. “Ini bukan hanya kampanye, tapi gerakan nasional yang berkelanjutan,” jelasnya.

Sebagai informasi, pertemuan Mendiktisaintek dan Menteri PPPA menghasilkan komitmen bersama antara lain untuk menyusun surat edaran bersama terkait integrasi materi pencegahan kekerasan ke dalam kegiatan PKKMB; merancang materi kampanye yang relevan bagi Gen Z, termasuk pelibatan figur publik atau influencer; membuat simbolisasi kerja sama antara Kemdiktisaintek dan KemenPPPA sebagai bentuk konkret gerakan nasional; serta mempersiapkan mekanisme apresiasi (award) bagi kampus-kampus yang berhasil menerapkan prinsip kampus ramah perempuan dan anak.

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menekankan pentingnya keterlibatan aktif kampus dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif dan aman bagi semua. Dia memegaskan, panitia ospek tidak boleh melakukan kekerasan dalam bentuk apapun.

Etika dan Budaya

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membentuk komite bersama. Tujuannya untuk mengevaluasi dan membenahi Pogram Pendidikan Dokter Sepesialis (PPDS) salah satunya mencegah kekerasan seperti kekerasan seksual beberapa waktu lalu.

“Komite itu bertugas merumuskan isu kebijakan, mengevaluasi pelaksanaan kebijakan berbasis bukti, serta melakukan perbaikan berkelanjutan,” ujar Menkes, Budi Gunadi Sadikin, saat rapat dengan Komisi IX DPR RI, Rabu.

Dia menjelaskan pemerintah bersama seluruh mitra lainnya mendorong pembenahan budaya kerja dan tata kelola PPDS secara menyeluruh. Hal tersebut melingkupi skrining dan tes kejiwaan secara rutin, penciptaan lingkungan yang aman, aktivasi dan sosialisasi kanal pelaporan, pembentukan tim pencegahan perundungan, serta harmonisasi regulasi.

“Mari kita selesaikan ini bersama-sama, agar ke depannya kita bisa menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan budaya,” jelasnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Agenda Gandrung Sewu Banyuw...
Olahraga
Mobile Legends Akan Berusah...
Olahraga
Hebat, Sepak Takraw Putri M...
Advertisement
Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.