Keajaiban di Taman Safari! Kodok Darah Langka Berhasil Dikembangbiakkan, Dunia Konservasi Terpukau!
📅 Kamis, 01 Mei 2025, 17:20 WIB | Oleh: Alfina FebriyanaHabitat Buatan yang Cermat dan Terukur
Taman Safari membangun ruangan khusus 3x4 meter yang dilengkapi 7 akuarium terpisah: dari tempat bertelur hingga kodok dewasa. Setiap elemen, tanaman air, suhu 15–17°C, pencahayaan dirancang menyerupai habitat asli di hutan pegunungan.
Menu makanannya pun khusus yaitu isopoda, semut, laba-laba kecil, dan invertebrata mirip yang dikonsumsi di alam liar.
Dari Belasan ke Ratusan: Harapan Baru Tumbuh
Kini, koloni Kodok Darah hasil konservasi mencakup 16 kodok dewasa, 7 muda, dan lebih dari 100 anakan. Ini bukan hanya sukses teknis, tetapi juga simbol harapan bagi konservasi satwa liar Indonesia.
"Keberhasilan ini akan kami bagikan kepada komunitas global sebagai model konservasi amfibi," ujar Jansen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Langkah Menuju Masa Depan Keanekaragaman Hayati
Taman Safari Indonesia berkomitmen melanjutkan konservasi ex-situ (di luar habitat alami) dan in-situ (di habitat alami) demi menjaga kekayaan hayati Indonesia, terutama spesies yang berada di ambang kepunahan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!