Pemkot Depok Dorong Kemandirian Penyintas KDRT Lewat Penguatan Ekonomi
📅 Selasa, 29 Apr 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Depok - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok, Jawa Barat, memberikan penguatan ekonomi kepada belasan perempuan tangguh penyintas korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Penguatan ekonomi yang diberikan dalam bidang kuliner dengan memberikan alat tata boga, juga ketrampilan menjahit untuk 12 ibu yang telah menjalani pelatihan sebelumnya dari DP3AP2KB Kota Depok.
Kepala DP3AP2KB Kota Depok, Nessi Annisa Handari di Depok, Selasa (29/4), mengatakan alat tata boga yang diberikan meliputi stand mixer, blender, oven, langseng besar, kompor gas 2 tungku, gilingan pasta, dan vacuum sealer.
Sedangkan alat menjahit berupa mesin jahit portable dan mesin obras.
"Pemerintah Kota Depok hadir memberikan penguatan kepada para ibu secara psikologis maupun ekonomi, dengan tujuan kualitas hidup mereka meningkat," jelas Nessi.
Pemberian bantuan ini, kata Nessi, untuk mendorong penerima manfaat menjadi perempuan yang memiliki keahlian khusus untuk modal membantu perekonomian keluarganya. Karena, peran mereka sangat penting di keluarga, salah satunya menjadi kepala keluarga.
"Kami berharap melalui bantuan ini dapat meningkatkan pendapatan, menunjang ekonomi keluarga, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan kuat juga mentalnya," ungkap Nessi.
Sebelumnya, para penerima manfaat telah mengikuti pelatihan tata boga dan menjahit selama lima hari, 21-25 April 2025 di Lembaga Pelatihan Kerja Melati.
Selain pelatihan dan bantuan alat, DP3AP2KB Depok juga memberikan pendampingan psikologis untuk menghilangkan traumanya, sehingga ke depan semakin kuat menjalani kehidupan sehari-hari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!