Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danlanud Sultan Hasanuddin Bersama Kadisbtbau Laksanakan Survei Pengalihan Aset PT. Angkasa Pura Kepada Kemhan RI

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 20:17 WIB | Oleh:
Danlanud Sultan Hasanuddin Bersama Kadisbtbau  Laksanakan Survei Pengalihan Aset PT. Angkasa Pura Kepada Kemhan RI Doc: Pen Hnd
Ket. Danlanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han

Danlanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., bersama  Kepala Dinas Barang Tidak Bergerak Angkatan Udara (Kadisbtbau), Marsma TNI Easter Hariyanto melaksanakan survei bersama dalam rangka persiapan pengalihan aset milik PT. Angkasa Pura kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia dalam hal ini Mabes TNI AU, bertempat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Selasa (29/4/2025).

Saat melaksanakan survei bersama, Danlanud Sultan Hasanuddin dan Kadisbtbau selaku ketua tim penyerahan aset PT. Angkasa Pura Indonesia kepada Kementrian Pertahanan juga didampingi Kapus BMN Baranahan Kemhan, Marsma TNI Tisna Kurniawan, Aslog Kaskoopsud II, Kolonel Tek Royke Caleb Manusiwa, S.E., M.M., Danwing Udara 5, Kolonel Pnb Hilman L. P. Ambarita, M. M. S., Kadislog Lanud Sultan Hasanuddin, Kolonel Tek Luqman Hakim, S. Pd., M.Int.Sy., Kadispers Lanud Sultan Hasanuddin, Kolonel Adm Sidik Pramono, M. MS.,  Asset Management Group Head PT. Aviasi Pariwisata Indonesia, Farid Indra Nugraha, Asset Management Group Head PT. Angkasa Pura Indonesia, Kelik Hari Purwanto, Auditor Ahli Muda dari BPKP, Muhammad Fahrul Rozi, Kepala seksi PKBMN II C DJKN, Ambi Gultom, serta pejabat Lanud Sultan Hasanuddin.

Survei bersama dilaksanakan di area yang menjadi objek pengalihan aset, dengan tujuan untuk memastikan kondisi fisik dan kelengkapan administratif aset tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. Survei ini menjadi langkah penting dalam mendukung optimalisasi pemanfaatan aset negara untuk kepentingan pertahanan.

Usai melaksanakan survei bersama, Danlanud Sultan Hasanuddin menyampaikan bahwa proses survei ini merupakan bagian dari upaya percepatan administrasi dan teknis dalam mendukung program strategis pertahanan nasional. “Kami bersama Kadisbtbau, Kapus BMN Baranahan Kemhan, DJKN, BPKP dan Angkasa Pura Indonesia melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan bahwa seluruh aset yang akan dialihkan dalam kondisi siap, tertib administrasi, dan sesuai dengan kebutuhan pertahanan,” ujar Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto. (Pen Hnd)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Macet Parah, Ketapang-Banyuwangi Antrean Mengular 12 Kilometer

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Macet Parah, Ketapang-Banyu...
Luar Negeri
Baku Tembak Dua Badan Intel...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.