Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukur Pencapaian Siswa, 413 Siswa SMK Negeri 2 Manokwari Ikut Sertifikasi Uji Kompetensi

📅 Senin, 28 Apr 2025, 21:20 WIB | Oleh:
Ukur Pencapaian Siswa, 413 Siswa SMK Negeri 2 Manokwari Ikut Sertifikasi Uji Kompetensi Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Empat siswa SMK Negeri 2 Manokwari sedang mengikuti sertifikasi uji kompetensi bidang keahlian teknik alat berat yang diselenggarakan di Manokwari, Papua Barat, Senin (28/4).

MANOKWARI - Sebanyak 413 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Manokwari, Papua Barat, mengikuti sertifikasi uji kompetensi yang berlangsung selama tiga hari yaitu 28-30 April 2025.

Kepala SMK Negeri 2 Manokwari Regina Wutoy di Manokwari, Senin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tahapan terakhir asesmen untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa.

"Ada 413 siswa kami yang mengikuti verifikasi sertifikasi uji kompetensi selama tiga hari ke depan," katanya.

Ia menjelaskan siswa yang mengikuti sertifikasi berasal dari 12 program studi keahlian yaitu, teknik mesin, pengelasan, desain permodelan dan informasi bangunan, serta bisnis konstruksi properti.

Kemudian, program elektronika, tenaga kelistrikan, komputer dan jaringan, multimedia, teknik alat berat, kendaraan ringan, teknik sepeda motor, dan program geologi pertambangan.

"Kami libatkan penguji eksternal dari industri yang sudah bekerja sama seperti United Tractor," ujarnya.

Regina menyebut bahwa seluruh materi uji kompetensi siswa SMK berasal dari Direktorat Jenderal Vokasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Pengumuman kelulusan uji kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) diselenggarakan Rabu (30/4) dengan harapan seluruh siswa mencapai hasil sesuai ekspektasi.

"Semoga semua siswa dinyatakan lulus sesuai standar kompetensi. Saya yakin mereka sudah ikut prakerin selama enam bulan," ucap Regina.

Menurut dia, siswa kelas XII dan XIII yang mengikuti sertifikasi uji kompetensi merupakan angkatan pertama setelah SMK Negeri 2 Manokwari menerapkan Kurikulum Merdeka.

Implementasi kurikulum dimaksud memberikan keleluasaan bagi sekolah dan murid mengaplikasikan konsep pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan karakter.

"Tahapan prakerin enam bulan ditambah asesmen yang sedikit berbeda dari sebelumnya karena langsung diuji oleh industri tempat mereka praktek," jelas Regina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.