Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyuwangi Gencar Operasi Pasar Jaga Stabiltas Harga Bahan Pokok

📅 Senin, 28 Apr 2025, 22:37 WIB | Oleh:
Banyuwangi Gencar Operasi Pasar Jaga Stabiltas Harga Bahan Pokok Doc: ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meninjau operasi pasar.

Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus menggencarkan melaksanakan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Senin (28/4), mengemukakan bahwa operasi pasar akan terus dilakukan secara bergiliran di setiap kecamatan.

"Operasi pasar ini tidak hanya kami gelar saat Ramadhan saja, tetapi rutin dilakukan untuk menjaga stabilitas harga. bergilir di setiap kecamatan," ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Banyuwangi Nanin Oktaviantie menjelaskan operasi pasar digelar setiap hari secara bergiliran di 25 kecamatan.

Pada hari ini, kata Nanin, pasar murah diadakan di dua lokasi sekaligus, yakni di Lapangan Lugjag, Kecamatan Rogojampi, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Singojuruh, operasi pasar ini merupakan gabungan dari beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan ritel modern,"katanya.

Untuk memperkuat pasokan bahan pangan, pemerintah daerah setempat juga menggandeng Bulog dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember.

"Kami sudah bersurat ke Bulog dan BI Jember untuk terus mendukung stan pasar murah di Banyuwangi, selain dari suplai pemerintah daerah sendiri," katanya.

Menurut Nanin, setiap kegiatan operasi pasar Bulog rata-rata membawa dua hingga tiga kuintal beras per titik.

"Namun saat ini Bulog tidak lagi menjual beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), karena aturan sementara tidak memperbolehkan," katanya.

Adapun komoditas yang dijual dalam operasi pasar ini di antaranya beras premium merk Kita Putih seharga Rp67.000 per kemasan 5 kilogram, beras Punokawan Rp70.000 per kemasan 5 kilogram.

Selain itu ada juga gula pasir yang dijual Rp17.500 per kilogram, tepung Rp10.000 per kilogram, dan minyakita Rp15.700 per liter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.