Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Persija Terancam Tersingkir dari Empat Besar, Ini yang Harus Dilakukan Agar Kembali Berjaya

📅 Minggu, 27 Apr 2025, 10:20 WIB | Oleh:
Persija Terancam Tersingkir dari Empat Besar, Ini yang Harus Dilakukan Agar Kembali Berjaya Doc: Persija
Ket. Tim Persija Jakarta Liga 1 Indonesia musim 2024-2025.

JAKARTA – Persija Jakarta sedang berada di bawah tekanan besar. Posisi mereka di empat besar klasemen Liga 1 Indonesia musim ini kini telah diambil alih oleh Malut United, yang tampil impresif dengan mengalahkan Dewa United 2-1, Jumat (25/4). Dengan hasil tersebut, Persija harus berjuang keras untuk merebut kembali posisi yang telah mereka kuasai, yang kini terancam.

Macan Kemayoran, julukan Persija, tidak punya pilihan lain selain memenangkan laga melawan Semen Padang di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Minggu malam. Saat ini, tim asuhan pelatih Carlos Pena berada di peringkat kelima dengan 47 poin dari 29 pertandingan, dengan catatan 13 kemenangan, 8 imbang, dan 8 kekalahan. Mereka tertinggal tiga poin dari Malut United, yang sudah memainkan 30 laga.

Aris Indarto, mantan kapten Persija yang kini menjadi pengamat sepak bola, mengungkapkan beberapa faktor yang menyebabkan Persija gagal tampil maksimal musim ini. Pertama, masalah inkonsistensi dalam penampilan. Kedua, faktor berpindah-pindah kandang yang mengganggu kenyamanan tim. Sejak awal musim, Persija harus bermain di berbagai stadion, mulai dari Jakarta International Stadium (JIS), Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGB) Senayan, Pakansari di Bogor, hingga Patriot Bekasi, dan Indomilk Arena di Tangerang. Bahkan, ada kalanya mereka harus menjamu lawan di Stadion Sultan Agung Bantul.

Keputusan untuk berpindah-pindah tempat bermain ini ternyata memberi dampak negatif terhadap performa tim. Pemain tidak bisa merasakan kenyamanan bermain di kandang sendiri, yang seharusnya menjadi keuntungan psikologis. Ditambah dengan dukungan yang terpecah antara suporter di berbagai kota, Persija kesulitan menemukan ritme permainan yang stabil.

Menurut Aris, salah satu solusi yang dapat mengembalikan kejayaan Persija adalah memiliki home base tetap. “Jika Persija bisa memiliki stadion yang tetap, dengan dukungan penuh Jakmania, saya yakin tim akan lebih solid dan tampil lebih konsisten,” ujarnya.

Dukungan total dari Jakmania, sebagai suporter fanatik, sangat diharapkan untuk memompa semangat pemain dan membawa Persija kembali ke jalur juara. Persija membutuhkan lebih dari sekedar permainan solid; mereka membutuhkan rumah yang pasti, dengan atmosfer yang mendukung untuk meraih hasil terbaik.

Sementara itu, Persib Bandung yang kini menjadi juara, menunjukkan stabilitas dalam performa dan pengelolaan tim yang lebih baik. Mereka berhasil menunjukkan kekuatan dalam setiap pertandingan, sebuah pencapaian yang semakin sulit dicapai oleh rival mereka di Jakarta. Dengan Persija yang kini membutuhkan konsolidasi dan dukungan penuh, jalan untuk kembali bersaing di level tertinggi jelas membutuhkan upaya yang lebih dari sekedar taktik di lapangan. Persija harus segera bangkit, menemukan stabilitas, dan memperkuat basis suporter untuk memastikan masa depan yang cerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bursa Tokyo Berhasil Bangki...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.