Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub Sumut Ajak Kepala Daerah Tingkatkan Produksi Pangan Lokal

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 23:30 WIB | Oleh:
Wagub Sumut Ajak Kepala Daerah Tingkatkan Produksi Pangan Lokal Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Sumut
Ket. Wakil Gubernur Sumut Surya mengikuti rapat koordinasi tim pengendalian inflasi pusat-tim pengendalian inflasi daerah di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (24/4/2025).

Medan - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mengajak para kepala daerah meningkatkan produksi pangan lokal untuk kemandirian pangan.

"Sesuai arahan Bapak Gubernur Sumut Bobby Nasution, maka pemerintah provinsi mendorong peningkatan produksi komoditas utama, seperti beras, hortikultura dan sayuran," kata Surya di Medan, Kamis (24/4).

Wagub menyebutkan, sektor pangan menjadi sangat penting sebagai kebutuhan dasar maupun stabilitas harga yang berdampak kesejahteraan masyarakat Sumut.

Dia mengatakan, wilayah Sumatera dikenal memiliki potensi surplus neraca pangan, namun tantangan distribusi dan kesenjangan antarwilayah masih perlu ditangani bersama.

"Di sisi lain, masih adanya komoditas pangan bergantung kepada pasokan dari luar, terutama Jawa. Oleh karena itu, peningkatan pangan lokal menjadi sangat penting," tegasnya.

Wagub juga mengatakan, tim pengendalian inflasi daerah (TPID) Sumut secara konsisten mendorong peningkatan produksi pangan lokal.

Termasuk harga dan ketersediaan pasokan agar tetap terjangkau dengan tetap memperhatikan kesejahteraan petani, kemudian tanam jagung serentak, tanam dan panen padi serentak.

"Kami sampaikan, realisasi inflasi Sumut pada Maret 2025 sebesar 0,68 persen (month to month) atau lebih rendah inflasi nasional mencapai 1,65 persen," tutur dia.

Secara tahunan, lanjut Surya, inflasi Sumut menjadi 0,69 persen (year on year), dan secara kumulatif dari Januari - Maret sebesar 0,11 persen (year to date).

"Ini menunjukkan upaya pengendalian inflasi di Sumut memasuki tren positif," kata Wagub Surya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumut Rudy B Hutabarat menyampaikan, bahwa inflasi di wilayah Sumatera 2024 secara umum menurun.

Ini, jelas dia, dipengaruhi terkendalinya komoditas kelompok makanan, khususya beras menyumbang penurunan inflasi seiring bertambahnya luas lahan panen dan dukungan irigasi pascabencana.

Khusus Sumut, pihaknya menjelaskan, beberapa isu strategis menjadi kunci mendukung peningkatan produktivitas pangan, di antaranya infrastruktur, dan penyaluran pupuk bersubsidi.

"Termasuk inovasi teknologi, penelitian sejumah kampus di Sumut, pengolahan produk turunan, dan penguatan kelompok tani di daerah," tutur Rudy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.