Kunjungi Kantor Kemendukbangga, Delegasi Pakistan Pelajari Program KB
📅 Kamis, 24 Apr 2025, 21:48 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: ANTARA/HO-Kemendukbangga/BKKBN
JAKARTA - Delegasi dari Pakistan mempelajari tentang Program Keluarga Berencana (KB) ke Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN dalam rangkaian kegiatan South-South Triangular Cooperation (SSTC) yang merupakan kolaborasi kementerian itu dengan Dana Kependudukan PBB (UNFPA).
Selama kurang lebih satu minggu, Pakistan dan Indonesia akan saling berbagi praktik baik tentang kependudukan dan pembangunan keluarga.
Direktur Jenderal Kependudukan, Kementerian Layanan Kesehatan Nasional, Regulasi dan Koordinasi Islamabad, Dr Soofia Yunus dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, menyampaikan tujuan dari kunjungan delegasi Pakistan adalah untuk mempelajari dan memahami dinamika serta isu-isu yang berkaitan dengan program Keluarga Berencana (KB).
"Tujuan kegiatan ini bagaimana Indonesia mengintegrasikan layanan KB dalam sistem kesehatan dan skema jaminan kesehatan masyarakat, pemanfaatan sumber daya lokal dalam pelayanan kesehatan reproduksi, kunjungan ke fasilitas kesehatan dan kunjungan ke masyarakat," ujar dia.
Sementara itu, Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Budi Setiyono yang menerima secara langsung 10 orang delegasi dari negara Pakistan tersebut menyampaikan secara umum bagaimana Indonesia mengelola dinamika kependudukan, mendorong kesejahteraan keluarga yang telah dibentuk selama puluhan tahun, sehingga program KB Indonesia diakui secara global atas dampak dan keberlanjutannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pencapaian ini bukan hasil dari upaya tunggal, melainkan kolaborasi dari berbagai sektor sehingga dapat mendorong keberhasilannya secara global," ucapnya.
Ia menyebutkan, keberhasilan program KB didukung empat pilar utama, yaitu dukungan politik dan pemerintah, program dan manajemen yang solid, melibatkan pemangku kepentingan, serta kemitraan dengan sektor swasta.
"Yang menjadi kunci keberhasilan dari program yaitu melibatkan pemangku kepentingan terkait. Keberhasilan program KB berkat kerja keras semua pihak," katanya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!