Teknologi MitraClip Atasi Masalah Katup Jantung dengan Tingkat Keberhasilan Hingga 93 Persen
📅 Selasa, 22 Apr 2025, 18:10 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Heartology Cardiovascular Hospital
JAKARTA - Penyakit katup jantung, termasuk regurgitasi mitral, hingga kini masih menjadi salah satu penyebab utama gagal jantung di dunia. Data global menunjukkan bahwa lebih dari 24 juta orang mengalami gangguan katup mitral.
Salah satunya bahkan tokoh terkenal seperti Presiden BJ Habibie juga mengalami regurgitasi mitral atau kebocoran katup mitral. Sayangnya banyak di antara pasien baru terdiagnosis ketika sudah dalam kondisi berat. Di Indonesia, kesadaran akan penyakit ini masih rendah, sehingga banyak pasien datang dalam keadaan severe, dengan risiko komplikasi yang tinggi.
Regurgitasi mitral terjadi ketika katup mitral tidak menutup sempurna, menyebabkan darah yang seharusnya mengalir ke seluruh tubuh malah kembali ke jantung. Seperti pintu air yang bocor, seharusnya air mengalir satu arah, namun justru kembali ke belakang.
“Kondisi ini membuat jantung bekerja lebih keras, memicu gejala seperti sesak napas, mudah lelah, hingga pembengkakan di kaki. Jika dibiarkan, ini bisa berujung pada gagal jantung,” kata dr. Dafsah Arifa Juzar, Sp.JP(K), spesialis intervensi kardiologi, melalui siaran persnya pada hari Selasa (22/10).
MitraClip: Teknologi Inovatif untuk Regurgitasi Mitral
Sebaiknya Anda baca juga:
Beruntung, perkembangan teknologi medis kini memungkinkan perbaikan katup mitral tanpa harus menjalani operasi terbuka. Prosedur MitraClip menjadi pilihan utama bagi pasien dengan risiko tinggi yang tidak memungkinkan untuk operasi bedah jantung konvensional. Tanpa perlu membuka dada, tanpa harus menghentikan jantung, dan dengan pemulihan yang jauh lebih cepat.
Dengan metode ini, kateter kecil dimasukkan melalui pembuluh darah di pangkal paha menuju jantung. Alat klip khusus kemudian ditempatkan di katup mitral untuk memastikan darah kembali mengalir dengan normal. Berdasarkan studi EXPAND G4, MitraClip telah terbukti efektif dengan tingkat keberhasilan 93 persen dalam mengurangi kebocoran katup hingga level minimal dalam satu tahun.
Keberhasilan Teknologi MitraClip
Sebaiknya Anda baca juga:
Banyak pasien bertanya: Apakah MitraClip bisa menyembuhkan total? Berapa lama pemulihan setelah MitraClip? Jawabannya, MitraClip secara signifikan mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup, bahkan bagi pasien usia lanjut atau dengan kondisi kompleks. Sebagian besar pasien bisa pulang dalam dua hari setelah prosedur dan kembali beraktivitas dalam waktu singkat.
Dibandingkan dengan operasi katup mitral terbuka, MitraClip memiliki keunggulan:
Minim risiko: Tanpa sayatan besar dan tanpa bypass jantung.
Pemulihan lebih cepat: Pasien bisa kembali beraktivitas dalam hitungan hari.
Efektivitas tinggi: Terbukti dalam berbagai studi global.
MitraClip bukan hanya memberikan harapan baru, tetapi juga telah terbukti memberikan peningkatan kualitas hidup yang signifikan. Hasil studi bahkan menunjukkan:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!