Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jelang Idul Adha, Barantin Perketat Pengawasan Hewan demi Kurban Bebas Penyakit

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 22:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Idul Adha, Barantin Perketat Pengawasan Hewan demi Kurban Bebas Penyakit Doc: ANTARA/HO-Disnakeswan NTB
Ket. Petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB mengecek kondisi sapi-sapi dalam tronton di Pelabuhan Gili Mas, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

JAKARTA - Pengawasan hewan kurban sangat penting karena menyangkut aspek kesehatan masyarakat, kesejahteraan hewan, dan keabsahan ibadah kurban itu sendiri.

Dengan adanya pengawasan dari dinas kesehatan hewan atau pihak berwenang, masyarakat merasa lebih tenang dan percaya bahwa hewan yang dikurbankan sesuai standar.

Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat Manaor Panggabean mengatakan pihaknya siap melakukan pengawasan ketat terkait kondisi kesehatan dan kelancaran lalu lintas logistik hewan ternak kurban seperti sapi dan kambing menjelang Idul Adha 1446 Hijriah yang akan jatuh pada 6 Juni 2025.

“Pemerintah tetap jalan (pengawasan hewan ternak untuk kurban). Yang penting hewan-hewan itu bisa dikirim dari daerah yang memang bebas penyakit, dan dibuat dengan dokumen (yang lengkap),” kata Sahat saat ditemui di Gedung Pelindo Regional II Jakarta Utara, Selasa (22/4).

Adapun dari dokumen-dokumen yang diperlukan tersebut, lanjut dia, salah satunya berasal dari pemerintah daerah (pemda).

“Selain dokumen dari pemerintah daerah, kemudian dari kita juga memastikan (hewan-hewan ternak untuk kurban) juga bebas penyakit. Jadi, kedua (aspek) itu harus dilihat,” kata Sahat.

Saat ditanya mengenai perkiraan kapan puncak lalu lintas logistik hewan ternak untuk kurban ini tiba, Sahat belum bisa memberikan prediksi lebih jauh.

Namun, ia memastikan semua proses terkait hal ini dapat berjalan lancar dan hewan-hewan yang akan disalurkan sehat dan aman.

“Kita pastikan yang dikirim itu memang benar-benar sehat, kita periksa di daerah yang memang bebas penyakit,” ujar dia menambahkan.

Jika menilik pada momen menjelang Idul Adha tahun lalu, Barantin melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) menyoroti wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sebagai perhatian khusus.

Pentingnya pos-pos penjagaan di setiap wilayah dan pembentukan gugus tugas untuk memperketat pengawalan dan pengawasan lalu lintas hewan ternak sapi, kambing, dan domba untuk keperluan kurban adalah beberapa hal yang dilakukan sesuai dengan koridor peraturan dan undang-undang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Percepatan Program Irigasi ...
Olahraga
Laga Uji Coba:  Swedia Dipa...
Olahraga
Liverpool Resmi Tunjuk Ando...
Olahraga
Jacob Roulstone Gantikan Ma...

Musim Panas Waspada Api, Kebakaran Nagan Raya Terus Meluas

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Musim Panas Waspada Api, Ke...

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.