Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI-Arab Saudi Bersinergi Tingkatkan Kualitas SDM Industri

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 22:16 WIB | Oleh: Tim Redaksi
RI-Arab Saudi Bersinergi Tingkatkan Kualitas SDM Industri Doc: Kementerian Perindustrian
Ket. Menteri Industri dan Sumber Daya Mineral Kerajaan Arab Saudi, Bandar bin Ibrahim Alkhorayef (kanan) bersama Kepala Badan BPSDMI Kemenperin Masrokhan sedang bertukar cendera mata seusai melakukan kunjungan di PIDI, Jakarta, Kamis (17/4)

JAKARTA-Indonesia dan Arab Saudi sepakat untuk menguatkan kerja sama yang komprehensif di sektor industri dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi kedua negara. Hal ini berdasarkan dari hasil pertemuan antara Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita dengan Menteri Industri dan Sumber Daya Mineral Kerajaan Arab Saudi, Bandar bin Ibrahim Alkhorayef di Jakarta, Rabu (16/4).

“Hubungan kedua negara terus berkembang, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam perdagangan, investasi, pendidikan, dan kerja sama industri. Kedua negara juga sepakat untuk saling mengisi dan melengkapi kebutuhan di sektor industri, kata Menperin Agus, kemarin.

Menindaklanjuti pertemuan bilateral tersebut, Menteri Bandar mengunjungi salah satu unit kerja Kementerian Perindustrian, yakni Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) di Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI 4.0). Pada kesempatan ini, Kemenperin dan delegasi Arab Saudi tidak hanya berdiskusi terkait potensi peningkatan kerja sama tetapi juga meninjau showcase center, fasilitas dan infrastruktur teknologi industri 4.0 di PIDI 4.0.

Selama kunjungan delegasi Arab Saudi ke PIDI 4.0, Kepala BPSDMI Masrokhan juga menyambut baik potensi kerja sama di bidang penguatan kapasitas SDM industri yang dapat berupa pertukaran pelatihan, pengembangan kompetensi tenaga kerja industri melalui reskilling dan upskilling, serta fasilitasi pengembangan teknologi AI melalui kolaborasi riset. Selain itu, fasilitasi penerapan teknologi melalui pendampingan dan showcasing teknologi, serta supply tenaga kerja lulusan pendidikan vokasi Kemenperin melalui kelas industri internasional seperti.

"Kami siap mendukung pengiriman skilled worker melalui kelas industri internasional, seperti lulusan chemical engineering dari Politeknik Industri Petrokimia Banten, automotive dari Politeknik STMI Jakarta, electrical engineering dari Politeknik ATI Makassar, mining industry dari Politeknik Industri Logam Morowali, dan petrochemical industry dari Politeknik Industri Petrokimia Banten untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Arab Saudi," ungkap Masrokhan di Jakarta, Kamis (17/4).

Masrokhan juga membuka peluang kerja sama lain di bidang alih teknologi industri, yaitu transfer teknologi dan pengembangan kapasitas teknologi AI yang dapat dilaksanakan di PIDI 4.0.

PIDI 4.0 sebagai unit kerja di bawah BPSDMI Kemenperin, menjadi solusi satu atap untuk mengadopsi industri 4.0 dengan menawarkan lima layanan utama guna membantu industri bertransformasi menuju industri 4.0, mulai dari showcase hingga engineering dan pengembangan Artificial Intelligence. Hingga saat ini, PIDI 4.0 telah bermitra dengan 63 perusahaan industri yang bergerak di bidang industri 4.0.

Menteri Industri dan Sumber Daya Mineral Bandar Al-Khorayef mengaku senang memiliki kesempatan untuk meninjau dan melihat langsung potensi kerja sama yang ditawarkan Kemenperin. "Kami sangat tertarik untuk mendukung satu sama lain di bidang industri dan pertambangan. Pada sektor manufaktur, ada peluang-peluang yang bisa dikerjasamakan dengan Perusahaan Indonesia,"ujarnya.

Selain PIDI 4.0, Kepala BPSDMI juga mengenalkan delegasi Arab Saudi pada 29 satuan kerja yang terdiri dari 13 pendidikan tinggi vokasi, 9 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan 7 Balai Diklat Industri (BDI). "Melalui 29 satuan kerja tersebut, kami menghasilkan kurang lebih 36.600 orang lulusan setiap tahunnya dari pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi berbasis kompetensi,"imbuhnya.

Harapannya kunjungan ini dapat semakin meningkatkan dan memperkuat hubungan yang sudah terjalin baik antara Indonesia dan Arab Saudi serta membuka pintu perluasan kerja sama ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.