Bayi Sering Batuk? Ini Penyebabnya yang Harus Diwaspadai dan Cara Pengobatannya
📅 Jumat, 18 Apr 2025, 01:35 WIB | Oleh: Redaktur_iklanFaktor terakhir yang menyebabkan batuk pada bayi adalah kondisi medis tertentu seperti bronkiolitis. Bronkiolitis adalah infeksi saluran pernapasan bawah yang umum terjadi pada bayi, terutama yang berusia di bawah satu tahun. Bronkiolitis dapat menyebabkan batuk dan bunyi mengi. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh virus seperti RSV (Respiratory Syncytial Virus).
Apa saja obat yang tepat untuk mengobati batuk pada bayi?
PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) telah melakukan penelitian lanjut mengenai penyebab utama dari batuk pada bayi. Berikut adalah beberapa jenis obat yang umum digunakan untuk mengurangi gejala batuk pada bayi serta membantu mengelola kondisi tersebut meliputi:
1. Paracetamol
Sebaiknya Anda baca juga:
Obat ini dapat membantu meredakan demam dan nyeri yang menyertai batuk. Paracetamol aman untuk bayi yang berusia lebih dari dua bulan dan dilahirkan setelah usia kehamilan 37 minggu dengan berat badan lebih dari 4 kg. Dosis harus disesuaikan dengan berat badan bayi dan tidak boleh melebihi empat kali dalam 24 jam.
2. Ibuprofen
Obat selanjutnya yang bisa meredakan batuk pada bayi adalah ibuprofen. Obat ini juga dapat digunakan untuk meredakan demam dan nyeri, tetapi biasanya diberikan untuk bayi yang berusia lebih dari tiga bulan dengan berat badan lebih dari 5 kg.
Sebaiknya Anda baca juga:
3. Epexol drops
Obat terakhir yang akan diresepkan oleh apoteker adalah epexol drops. Obat ini mengandung ambroxol hydrochloride, yang membantu mengencerkan dahak. Obat ini harus digunakan sesuai resep apoteker.
Penting untuk selalu berkonsultasi dengan apoteker sebelum memberikan obat apapun kepada bayi. Obat batuk nonresep tidak disarankan untuk bayi di bawah usia dua tahun karena risiko efek samping yang berbahaya. Selain itu, pastikan untuk memantau gejala bayi dan segera konsultasikan dengan apoteker jika gejala memburuk atau disertai dengan kesulitan bernapas.
(IKN)
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!