Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Luar Biasa! Tiongkok Bangun Konstelasi Tiga Satelit di Ruang Angkasa Bumi-Bulan

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 18:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Luar Biasa! Tiongkok Bangun Konstelasi Tiga Satelit di Ruang Angkasa Bumi-Bulan Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Gambar Pusat Teknologi dan Rekayasa untuk Pemanfaatan Ruang Angkasa (CSU) dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (CAS) ini menggambarkan konstelasi tiga satelit berdasarkan Orbit Retrograde Jauh (DRO) di wilayah Bumi-bulan di ruang angkasa

BEIJING - Tiongkok berhasil membangun konstelasi tiga satelit pertama di dunia yang berbasis di Orbit Retrograde Jauh (Distant Retrograde Orbit/DRO) di ruang angkasa Bumi-Bulan.

Pembangunan konstelasi satelit tersebut menjadi fondasi bagi eksplorasi dan pemanfaatan ruang angkasa, serta untuk penjelajahan antariksa dalam (deep space) berawak di masa mendatang.

DRO-A dan DRO-B, dua satelit yang dikembangkan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Chinese Academy of Sciences/CAS) dan ditempatkan di DRO, telah membentuk jaringan pengukuran dan komunikasi antarsatelit dengan DRO-L, satelit yang mengorbit dekat Bumi yang diluncurkan sebelumnya.

Pencapaian itu diungkapkan dalam sebuah simposium tentang eksplorasi antariksa di DRO di ruang angkasa Bumi-Bulan yang digelar pada Selasa (15/4) di Beijing.

DRO merupakan jenis orbit yang unik, dan ruang angkasa Bumi-Bulan mengacu pada area yang membentang ke luar dari orbit dekat Bumi (near Earth) dan dekat Bulan (near lunar), yang jaraknya mencapai 2 juta kilometer dari Bumi.

“Di ruang angkasa Bumi-Bulan, DRO dicirikan dengan gerak prograde mengelilingi Bumi dan gerak retroIgrade mengelilingi Bulan,” kata Wang Wenbin, seorang peneliti di Pusat Teknologi dan Rekayasa Pemanfaatan Ruang Angkasa (CSU) di bawah naungan CAS.

Karena DRO menyediakan orbit yang sangat stabil sehingga wahana antariksa hanya membutuhkan sedikit bahan bakar untuk masuk dan bertahan di sana, DRO menjadi pusat ruang angkasa alami yang menghubungkan Bumi, Bulan, dan antariksa dalam, memberikan dukungan bagi eksplorasi ilmu antariksa, penempatan infrastruktur antariksa, dan misi antariksa berawak, papar Wang.

Pada 3 Februari 2024, satelit eksperimental DRO-L dikirim ke orbit sinkron Matahari (sun-synchronous orbit/SSO) dan mulai melakukan serangkaian eksperimen yang direncanakan.

Kombinasi satelit ganda DRO-A/B diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya, pada 13 Maret 2024, tetapi gagal memasuki orbit yang dituju karena adanya anomali pada bagian upper stage dari roket pengangkut.

Menghadapi tantangan ini, tim satelit melakukan operasi penyelamatan "hidup atau mati" dalam kondisi ekstrem, dengan cepat melakukan beberapa manuver orbit darurat guna mengoreksi lintasan kedua satelit.

Setelah melalui perjalanan sejauh 8,5 juta kilometer, kombinasi satelit ganda DRO-A/B akhirnya mencapai orbit yang direncanakan, menurut Zhang Hao, seorang peneliti di CSU yang berpartisipasi dalam operasi penyelamatan itu.

Pada 28 Agustus 2024, kedua satelit itu berhasil dipisahkan. Kemudian, satelit DRO-A dan DRO-B membentuk jaringan pengukuran dan komunikasi antarsatelit gelombang mikro pita K (K-band microwave) dengan DRO-L, menguji mode jaringan untuk konstelasi tiga satelit tersebut, kata Zhang.

Saat ini, satelit DRO-A tetap berada di DRO, sementara satelit DRO-B beroperasi di orbit manuver ruang angkasa Bumi-Bulan, menurut CSU.

Satelit-satelit tersebut akhirnya berhasil memasuki orbit yang direncanakan, menunjukkan terobosan Tiongkok dalam perbaikan kesalahan yang terjadi di antariksa dalam dan teknologi navigasi otonomos.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.