Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Alarm Bahaya Semakin Kencang di Markas Semen Padang: Kekalahan Lagi, Ancaman Degradasi Semakin Dekat

📅 Selasa, 15 Apr 2025, 09:35 WIB | Oleh:
Alarm Bahaya Semakin Kencang di Markas Semen Padang: Kekalahan Lagi, Ancaman Degradasi Semakin Dekat Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi Tim Semen Padang FC Liga 1 Indonesia 2024-2025

JAKARTA - Alarm bahaya semakin kencang berbunyi di markas Semen Padang. Setelah libur Lebaran, Kabau Sirah kembali menelan kekalahan 0-2 di tangan PSM Makassar dalam laga yang digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Pare-Pare. Kekalahan ini semakin memperburuk posisi Semen Padang di klasemen Liga 1, yang kini terjerembab di peringkat 17 dengan hanya mengumpulkan 22 poin.

Bagi PSM Makassar, kemenangan ini menjadi titik terang di tengah perjalanan kompetisi. Dengan tambahan tiga poin, PSM kini mengoleksi 43 poin hasil dari 10 kemenangan, 13 hasil imbang, dan 5 kekalahan. Meskipun kemenangan tersebut membawa mereka semakin mendekati posisi aman, PSM harus tetap menjaga konsistensi hingga akhir musim.

Namun, situasi jauh berbeda bagi Semen Padang. Kekalahan ini menambah daftar hasil buruk mereka menjadi tiga kekalahan beruntun. Sebelumnya, Kabau Sirah tumbang 0-6 di markas Dewa United dan kalah 1-4 saat menjamu Persib Bandung. Dengan 16 kekalahan dari 28 laga, Semen Padang kini menjadi tim dengan pertahanan terburuk, kebobolan 55 gol sepanjang musim.

Kondisi semakin kritis bagi Semen Padang mengingat hanya tersisa enam laga lagi di Liga 1. Tim arahan pelatih Eduardo Almeida harus segera bangkit jika tidak ingin terdegradasi ke Liga 2. Semen Padang akan menjamu PSIS Semarang pada tanggal 17 April mendatang, yang diprediksi akan menjadi laga hidup mati mengingat PSIS juga terjebak di zona merah. Setelah itu, mereka akan melawat ke markas Persija Jakarta, dilanjutkan dengan menjamu Madura United dan bertandang ke Persebaya Surabaya. Laga-laga berikutnya juga tak kalah krusial: menjamu Persik Kediri dan tandang ke Arema FC.

Ironisnya, performa Semen Padang di kandang justru menjadi sorotan. Kabau Sirah tercatat sebagai tim terburuk di laga kandang musim ini, hanya mengumpulkan 11 poin dari 14 pertandingan. Dua kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan menjadi catatan buruk mereka di Stadion Haji Agus Salim. Mereka hanya mampu mencetak 11 gol dan kebobolan 28 gol, statistik yang jelas menunjukkan kelemahan tim.

Dengan situasi yang semakin terjepit, Semen Padang perlu segera memperbaiki performa mereka jika ingin bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Jika tidak, nasib pahit degradasi akan semakin mendekat.

Dengan ancaman degradasi yang semakin nyata, pertanyaan besar kini mengemuka: Akankah Semen Padang dapat bangkit tepat waktu, atau harus mengucapkan selamat tinggal kepada Liga 1? Semua mata kini tertuju pada pertandingan-pertandingan krusial yang akan menentukan nasib Kabau Sirah di sisa musim ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Angka Kelaparan di Afrika L...
MILITER

Australia Protes Uji Coba Misil Tiongkok

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Australia Protes Uji Coba M...
Megapolitan
Bogor Fokus Hadirkan Pusat-...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.