Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wow! Apple Angkut Lebih dari 500 Ton iPhone dari India untuk ‘Siasati' Tarif Trump

📅 Jumat, 11 Apr 2025, 05:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Wow! Apple Angkut Lebih dari 500 Ton iPhone dari India untuk ‘Siasati' Tarif Trump Doc: AFP

NEW DELHI - Raksasa teknologi Apple dikabarkan telah menyewa penerbangan kargo untuk mengangkut lebih dari 500 ton iPhone, atau sebanyak 1,5 juta, ke Amerika Serikat dari India, setelah meningkatkan produksi di sana dalam upaya untuk menyiasati tarif Presiden Donald Trump, narasumber mengatakan.

Ha itu dilakukan setelah para analis memperingatkan bahwa harga iPhone di AS dapat melonjak, mengingat ketergantungan Apple yang tinggi pada impor dari Tiongkok, pusat manufaktur utama perangkat tersebut, yang dikenakan tarif tertinggi Trump sebesar 125 persen .

Angka itu jauh melebihi tarif sebesar 26 persen pada impor dari India, tetapi sekarang ditunda setelah Trump menyerukan jeda 90 hari minggu ini yang mengecualikan Tiongkok .

“Apple ingin menyiasati tarif," kata salah satu narasumber yang mengetahui perencanaan tersebut.

Perusahaan tersebut melobi otoritas bandara India untuk memangkas waktu yang dibutuhkan untuk melewati bea cukai di Bandara Chennai di negara bagian selatan Tamil Nadu menjadi enam jam, turun dari 30 jam, narasumber tersebut menambahkan.

Sekitar enam jet kargo dengan kapasitas masing-masing 90 ton telah terbang sejak Maret, salah satunya pekan ini tepat ketika tarif baru berlaku, kata narasumber dan pejabat pemerintah India.

Berat kemasan iPhone 14 dan kabel pengisi dayanya sekitar 350 gram,  yang berarti total kargo sekitar 540 ton terdiri dari sekitar 1,5 juta iPhone, setelah memperhitungkan sebagian berat kemasan.

Apple dan Kementerian Penerbangan India tidak menanggapi permintaan komentar. Semua narasumber meminta identitasnya dirahasiakan karena strategi dan diskusi tersebut bersifat pribadi.

Sementara itu dua narasumber langsung lainnya mengkonfirmasi bahwa pabrik Foxconn di Chennai kini beroperasi pada hari Minggu, yang biasanya merupakan hari libur. Pabrik tersebut tercatat memproduksi 20 juta iPhone tahun lalu, termasuk model iPhone 15 dan 16 terbaru. CNA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Kinerja Seseorang Bisa Dipe...
Luar Negeri
Keiko Fujimori Resmi Jadi P...
Megapolitan
Pemprov DKI Resmikan LRT Ja...
Olahraga
Fokus dan Fokus Jadi Persia...

Agustus akan Ada Peresmian LRT Velodrome-Manggarai

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Agustus akan Ada Peresmian ...

Pengelolaan Sampah Jadi Materi “TC” Finalis Abnon

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pengelolaan Sampah Jadi Mat...

Lomba Robotik, Jakarta Memerlukan Kaum Muda yang Inovatif

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lomba Robotik, Jakarta Meme...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Ke-18 di 2026

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Ke-18 di 2026

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 7
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.