Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Yogyakarta Tertibkan Parkir Andong Sebelum Kaji Pampers Kuda

📅 Jumat, 11 Apr 2025, 19:05 WIB | Oleh:
Pemkot Yogyakarta Tertibkan Parkir Andong Sebelum Kaji Pampers Kuda Doc: Antara

Yogyakarta - Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan bakal memprioritaskan penertiban parkir andong di kawasan Malioboro sebelum mengkaji wacana penggunaan popok khusus (pampers) kuda untuk mencegah bau pesing di kawasan wisata tersebut.

"Langkah pertama ayolah kita tertib, kalau parkir itu pada tempatnya," kata Hasto, di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Jumat.

Menurut Hasto, andong di Malioboro masih kerap diparkir tidak pada tempat khusus yang telah disediakan, sehingga menyulitkan pengelolaan kebersihan di sepanjang kawasan wisata itu.

Dia menilai penanganan kebersihan akan lebih mudah jika parkir andong dilakukan secara tertib.

"Kalau nanti parkirnya itu tertib di cekungan-cekungan (tempat parkir andong) itu, kita mengondisikannya akan lebih mudah," ujarnya lagi.

Pada sisi lain, Hasto menyayangkan masih adanya penggunaan cekungan parkir oleh becak motor yang seharusnya diperuntukkan bagi andong di Malioboro. "Makanya itu yang enggak boleh," katanya pula.

Ia juga menilai upaya penyemprotan pewangi atau parfum tidak menyelesaikan inti persoalan dan hanya menghilangkan bau pesing sesaat.

Karena itu, Hasto mendorong kajian komprehensif, termasuk meneliti perilaku kuda, baik terkait waktu maupun frekuensi buang air, sebelum menerapkan teknologi khusus untuk menangani air kencing maupun kotoran hewan itu.

"Perlu kita pelajari dulu kuda itu kencing jam berapa, satu shift itu berapa kali kencing, volumenya berapa," katanya lagi.

Meski dianggap tidak umum, menurut Hasto, opsi penggunaan pampers pada kuda penarik andong perlu menjadi bahan kajian bersama.

"Saya harus mikirkan pampers kuda. Karena memang itu unik juga, tapi harus dipikirkan," kata dia pula.

Hasto juga mengaku telah mendapat arahan langsung dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk meningkatkan kebersihan di kawasan Malioboro.

"Agar kami bisa menjaga kebersihan Malioboro sebaik-baiknya, karena menurut Ngarsa Dalem (Sultan HB X) Malioboro masih perlu dibersihkan, perlu lebih baik lagi," ujarnya.

"Ngarsa Dalem juga menyampaikan bahwa selokan-selokannya maupun di got-gotnya Malioboro masih perlu dibersihkan, supaya jangan sampai kumuh. Itu arahan beliau," lanjut Hasto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.