Kampus Dampingi Korban Kekerasan Seksual Dokter PPDS Unpad
📅 Kamis, 10 Apr 2025, 14:49 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Istimewa
JAKARTA - Kampus mendampingi korban kekerasan seksual dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjajaran (Unpad). Pihak Unpad berkomitmen untuk mengawal proses ini dengan tegas, adil, dan
transparan.
"Unpad juga memastikan tindakan yang diperlukan diambil untuk menegakkan keadilan bagi korban dan keluarga serta menciptakan lingkungan yang aman bagi semua," ujar Rektor Unpad, Arief S. Kartasasmita, dalam keterangan resminya kepada awak media, Kamis (10/4).
Dia memastikan, Unpad Berkomitmen melindungi privasi korban dan keluarga. Saat ini pihaknya sudah memberikan pendampingan kepada korban dalam proses pelaporan ke Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar).
"Saat ini, korban sudah mendapatkan pendampingan dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jabar. Unpad dan RSHS sepenuhnya mendukung proses penyelidikan Polda Jabar," jelasnya.
Arief menekankan, Unpad mengecam keras segala bentuk kekerasan. Termasuk kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan pelayanan kesehatan dan akademik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Karena terduga merupakan PPDS yang dititipkan di RSHS dan bukan karyawan RSHS, maka penindakan tegas sudah dilakukan oleh Unpad dengan memberhentikan yang bersangkutan dari program PPDS," katanya.
Sebagai informasi, kasus kekerasan seksual dokter PPDS Unpad diketahui saat viralnya postingan di media sosial terkait kasus tersebut. PAP diketahui menyuntikkan cairan melalui infus setelah menusukkan jarum ke tangan korban sebanyak 15 kali. Akibatnya, korban mengaku merasa pusing dan tidak sadarkan diri.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang mendampingi ayahnya yang dalam kondisi kritis. Tersangka meminta korban melakukan transfusi darah sendirian dan tidak ditemani keluarganya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!