Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemen PPPA: Diskriminasi Terhadap Perempuan Masih Terjadi

📅 Rabu, 09 Apr 2025, 23:26 WIB | Oleh:
Kemen PPPA: Diskriminasi Terhadap Perempuan Masih Terjadi Doc: Istimewa
Ket. Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih dalam konferensi pers Women Empowerment Conference (WEC) 2025, di Jakarta, Rabu (9/4).

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyebut diskriminasi terhadap perempuan masih terjadi. Dikriminasi terhadap perempuan terjadi secara kultural dan struktural.Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih mengatakan, masih adanya kesenjangan gender yang tercermin dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan data dari Badan Pusat Statistik. Dia mengajak semua pihak mengubah cara pandang masyarakat terhadap peran perempuan. "Mereka bukan hanya bagian dari urusan domestik, tetapi memiliki hak dan kapasitas yang setara untuk memimpin dan mengambil keputusan,” ujar Amurwani dalam konferensi pers Women Empowerment Conference (WEC) 2025, di Jakarta, Rabu (9/4).Dia menjelaskan, isu diskriminasi upah dan kurangnya pengakuan terhadap pekerjaan perempuan masih terjadi. Terutama bagi mereka yang bekerja dari rumah atau di sektor informal.“Perempuan rumah tangga juga bekerja dan punya nilai ekonomi," jelasnya.Amurwani mengungkapkan, pihaknya mendorong perubahan melalui berbagai program, salah satunya Sekolah Gender. Program tersebut mengintegrasikan prinsip kesetaraan gender dalam seluruh proses pembangunan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi."Banyak perempuan yang sebenarnya berperan aktif sebagai pengrajin, pelaku UMKM, hingga pekerja rumahan, tetapi peran mereka belum sepenuhnya dihargai secara ekonomi," katanya.Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia (YPI), Putri Kus Wisnu Wardani menyampaikan pemberdayaan perempuan tidak dapat dipandang sebagai isu marginal. Sebaliknya, perempuan adalah pilar utama pembangunan bangsa."Pentingnya kolaborasi antarsektor untuk menciptakan ruang yang lebih luas bagi perempuan agar dapat berkembang, memimpin, dan terlibat dalam pengambilan keputusan strategis," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.