Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akibat Sampah Menumpuk DLH Rejang Lebong Tambah Jam Kerja Petugas Pengangkut Sampah

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 22:22 WIB | Oleh:
Akibat Sampah Menumpuk DLH Rejang Lebong Tambah Jam Kerja Petugas Pengangkut Sampah Doc: ANTARA/Nur Muhamad
Ket. Petugas kebersihan DLH Kabupaten Rejang Lebong tengah mengangkut tumpukan sampah di kawasan Pasar Atas Curup, Selasa (8/4/2025).

Rejang Lebong, Bengkulu - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menambah jam kerja petugas pengangkut sampah di wilayah itu guna mengangkut seluruh sampah yang dibuang masyarakat setelah Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Petugas pengangkut sampah ini bekerja dari pagi hingga larut malam, mereka lembur untuk mengangkut seluruh sampah baik yang ada di kawasan Pasar Atas Curup maupun Pasar Bang Mego Curup," kata Kabid Pengelolaan Sampah DLH Rejang Lebong Sudirman saat dihubungi di Rejang Lebong, Selasa (8/4).

Dia menjelaskan, penambahan jam kerja atau lembur petugas pengangkut sampah ini dilakukan menyusul peningkatan volume sampah yang dibuang masyarakat setiap harinya setelah Lebaran.

Volume sampah buangan masyarakat baik dari permukiman maupun pasar tradisional di daerah itu, kata dia, saat mendekati hingga setelah Hari Raya Idul Fitri mengalami kenaikan hingga mencapai 75 ton per harinya. Jumlah ini lebih banyak dari biasanya berkisar 60 ton per hari.

Untuk mengangkut tumpukan sampah ini pihaknya mengerahkan enam unit mobil truk jungkit atau dump truk, serta 30 orang petugas kebersihan yang terdiri atas sopir serta petugas yang menaikkan dan menurunkan sampah.

Sampah buangan masyarakat baik dari permukiman maupun pasar tradisional ini kebanyakan adalah limbah rumah tangga, kemudian sampah sayuran, kulit buah-buahan, plastik dan lainnya.

Menurut dia, sampah buangan ini menumpuk di bak penampungan sementara yang ada di kawasan Pasar Atas Curup dan Pasar Bang Mego Curup. Di dua lokasi ini setiap jam sampahnya terus bertambah karena membuang sampah ini selain pedagang juga warga di sekitarnya maupun warga yang lewat pasar.

Selain mengangkut sampah di kedua pasar tradisional yang ada di Kabupaten Rejang Lebong petugas kebersihan daerah itu juga mengangkut sampah yang dibuang dari perkampungan, di mana setiap hari ada kendaraan pengangkut sampah yang memungut sampah di jalanan dari lorong ke lorong baik di jalanan kabupaten hingga jalan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...

Prabowo Bawa 3 Pesan Indonesia di KTT BRICS 2026

1.5 jam yang lalu | Andes Tanjung

Luar Negeri
Prabowo Bawa 3 Pesan Indone...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.