Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Bakal Makin Merosot Akibat Kebijakan Tarif Trump

📅 Senin, 07 Apr 2025, 15:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sementara itu, Doktor Ekonomi lulusan Universitas Tanjung Pura (Untan) Pontianak, Kalimantan Barat, Sabinus Beni mengatakan kondisi itu terjadi karena Indonesia tidak siap akibat kegagalan kebijakan industri nasional selama beberapa dekade.

“Masalah kita adalah deindustrialisasi yang tak terbendung. Biaya produksi di Indonesia tinggi, belum lagi korupsi yang menambah beban. Negara-negara lain mensubsidi industrinya, sementara kita justru mengenakan ekonomi biaya tinggi,” jelas Sabianus.

Ia menegaskan bahwa peringatan soal lemahnya fondasi industri nasional sebenarnya sudah lama disampaikan, tetapi tidak pernah direspons serius.

“Sudah dari rezim ke rezim kita diperingatkan, tapi tidak ada perubahan nyata. Kita tidak siap menghadapi dunia yang makin proteksionis ini,” paparnya.

Oleh sebab itu, dia menekankan perlunya langkah strategis jangka panjang. “Kita butuh reindustrialisasi yang serius, reformasi birokrasi yang nyata, dan strategi perdagangan yang cerdas. Kalau tidak, kita akan terus jadi penonton dalam sistem ekonomi global dengan kompetisinya semakin keras,” tandasnya.

Sementara itu pengamat kebijakan Publik dari Fitra, Badiul Hadi mengatakan dengan pengenaan tarif ke AS, maka otomatis produsen mengkompensasi kenaikan biaya itu dengan ikut menaikkan harga produk serupa yang dipasarkan dalam negeri. Hal itu tentu akan memengaruhi daya beli masyarakat dan pada akhirnya menggangu konsumsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.