Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Klaten Menyatakan Petani Mengendalikan Hama Padi secara Hayati

📅 Senin, 07 Apr 2025, 18:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Klaten Menyatakan Petani Mengendalikan Hama Padi secara Hayati Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Klaten Iwan Kurniawan memberikan keterangan kepada wartawan di Klaten, Jawa Tengah, Senin (7/4/2025).

KLATEN– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menyebut para petani setempat banyak mengendalikan hama padi, baik itu tikus maupun wereng secara hayati.

"Memang di Klaten ada beberapa daerah endemis tikus maupun wereng batang cokelat, tapi terutama dari kelompok tani sudah melakukan pengendalian secara hayati," kata Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Klaten Iwan Kurniawan di Klaten, Jawa Tengah, Senin (7/4).

Ia mengatakan dalam hal ini petani berupaya mengenal alam sehingga ketika terjadi endemis maka diimbau agar petani mencari varietas padi yang tahan terhadap penyakit.

"Sementara yang tahan terhadap penyakit ya Inpari 32," katanya.

Sedangkan ketika musim kemarau, kata dia, diharapkan para petani budi daya padi yang berumur pendek supaya kebutuhan irigasi tercukupi.

Selain itu, dikatakannya, pengendalian hama dapat dilakukan salah satunya dengan melakukan tanam serentak.

"Jadi pengendalian penyakit melalui kelompok tani, salah satunya harus tanam serentak," katanya.

Ia mengatakan beberapa kecamatan yang sudah berhasil melakukan cara ini antara lain di  Kecamatan Trucuk, Kecamatan Karangdowo, dan Kecamatan Cawas.

"Terutama pada lahan irigasi teknis mempengaruhi keberhasilan tanam serentak, tapi kalau irigasi setengah teknis atau tadah hujan itu memang kelompok agak kesulitan menggerakkan tanam serentak. Jadi kuncinya di sumber daya airnya," katanya.

Sementara itu, diakuinya, beberapa daerah yang masih banyak sawah tadah hujan antara lain di Kecamatan Bayat dan Manisrenggo.

"Memang daerah-daerah ini lebih mengandalkan air hujan karena irigasi terbatas," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Kabut Asap Dampak Kebakaran Belum Ganggu Bandara Singkawang

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kabut Asap Dampak Kebakaran...
Nasional
Perlu Segera Menghitung Ket...

Sepanjang Juni Lalu Ekonomi Bali Tumbuh Lumayan

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sepanjang Juni Lalu Ekonomi...

Perum Bulog Singkawang Serap 7.862,97 Ton Gabah Petani

31 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Perum Bulog Singkawang Sera...
Daerah
BPBD: Pohon Tumbang Menimpa...
Nasional
Pangdam Merdeka Tuntut Bint...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.