Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kenapa Hidup Susah itu Lebih Baik dari Hidup Nyaman? Inilah Hasil Riset Universe 25 yang Mengejutkan

📅 Senin, 07 Apr 2025, 11:40 WIB | Oleh:
Kenapa Hidup Susah itu Lebih Baik dari Hidup Nyaman? Inilah Hasil Riset Universe 25 yang Mengejutkan Doc: the-scientist.com
Ket. John Calhoun meringkuk di dalam kandang "utopia" yang berubah menjadi "distopia" yang pada puncaknya menampung sekitar 2.200 tikus.

Kenapa Hidup Susah itu Lebih Baik dari Hidup Nyaman?

Ada sebuah eksperimen legendaris yang dilakukan oleh John B. Calhoun, seorang ilmuwan perilaku dari Amerika, dari tahun 1958 sampai awal 1970-an, namanya: Universe 25. Calhoun bikin semacam “surga” buat tikus: makanan selalu ada, air ngalir, tempat tinggal bersih, pasangan tersedia, suhu kandang dijaga tetap nyaman, dan tidak ada predator. Pokoknya, hidup para tikus ini enak banget, gak perlu kerja rodi. Mereka tinggal hidup, makan, kawin, dan tidur nyenyak.

Satu-satunya kekurangan disana adalah luas kandang yang terbatas.


Awalnya semua berjalan mulus. Tikus-tikus hidup bahagia. Tapi begitu populasi makin padat dan ruang makin sesak, mulai deh muncul gejala sosial.
Tikus yang dominan jadi agresif. Yang lemah mundur ke pojokan dan mengisolasi diri.

Tikus jantan kehilangan minat kawin, sementara betina stres ngurus anak sendirian. Yang muda-muda gak sempat tumbuh dewasa karena mati duluan akibat kalah dominasi.

Lama-lama, gak ada lagi yang peduli satu sama lain. Koloni-pun kacau, bukan karena apa-apa, tapi karena kehilangan "makna hidup".

Hasil penelitian Prilaku itu kalau saya ringkas kurang lebih seperti ini:

a. John B. Calhoun memimpin percobaan Universe 25, yang meneliti efek jangka panjang dari peningkatan kepadatan populasi dan stres sosial yang diakibatkannya pada tikus yang hidup di lingkungan buatan.

b. Universe 25 adalah satu percobaan jangka panjang, diulang sebanyak 25 kali (makanya disebut Eksperimen Universe 25) dalam serangkaian penelitian tikus. Seluruh rangkaian penelitian melibatkan Lingkungan Penghambat Kematian yang dibuat Calhoun untuk Tikus, dan setiap alam semesta meneliti populasi dan kondisi tikus yang terpisah. Calhoun menyatakan bahwa percobaan Universe 25 melibatkan populasi tikus terbesar dan periode tindak lanjut terpanjang.

c. Dalam penelitian tikus yang kelebihan populasi yang dilakukan Calhoun sebelum percobaan Universe 25, ia mengamati bahwa tikus-tikus mulai mengasosiasikan makan dengan ditemani tikus-tikus lain, yang mengarah pada perilaku belajar berkerumun secara sukarela meskipun sumber daya tidak mencukupi di lokasi yang padat dan sumber daya tersedia di tempat lain. Ia menyebut kepadatan sukarela khusus ini sebagai penyerap perilaku.

d. Efek sosial dari kepadatan populasi bervariasi antara organisme dan populasi. Karya Calhoun mengilhami banyak ilmuwan untuk fokus pada studi perilaku, tetapi percobaan khusus tersebut belum direplikasi.

e. Meskipun bagus dan inovatif, namun percobaan Universe 25 menghadapi beberapa keterbatasan ilmiah, termasuk bias eksperimental yang melekat pada studi observasional, salah tafsir dan ekstrapolasi yang tidak berdasar pada pengalaman manusia, dan masalah etika yang terkait dengan perawatan hewan.


Kalau boleh diringkas lagi, eksperimen Universe 25 ini mengajarkan satu hal penting:
Ketika hidup terlalu mudah, yang pertama hilang justru rasa sosial, saling membutuhkan, saling menjaga, saling berbagi.

Kenyamanan itu nikmat, tapi juga bisa menumpulkan rasa sosial. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Pesawat Terjun Payung Jatuh...
Olahraga
Folarin Balogun
Megapolitan
Parade Mobil Hias Bunga War...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Pemerintah Diminta Mitigasi Dampak BBM
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.