Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telah Digelar di 31 Provinsi, Gerakan Pangan Murah Perlu Dilakukan Sepanjang Tahun

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 14:41 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Telah Digelar di 31 Provinsi, Gerakan Pangan Murah Perlu Dilakukan Sepanjang Tahun Doc: Bapanas
Ket. Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi

JAKARTA – Gerakan Pangan Murah (GPM) mendapat sambutan positif dari Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer. Hal tersebut terungkap saat Menkop Budi Arie dan Wamenaker Immanuel meninjau GPM yang digelar oleh Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) pada Senin (24/3/) di Ciracas, Jakarta Timur. 

“Gerakan Pangan Murah ini jangan hanya saat menjelang Idulfitri saja, harus dilanjutkan di seluruh Indonesia, sepanjang tahun kita semua harus menjaga stabilitas harga pangan,” kata Budi Arie. 

Menkop Budi Arie juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) atas upaya melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan GPM. Selain itu, seiring dengan rencana pembentukan Koperasi Merah Putih di desa-desa pada 38 provinsi, Menkop Budi Arief menekankan stabilitas pangan menjadi salah satu aspek penting yang menjadi unsur yang menopang aktivitas koperasi desa. 

Kepala NFA Arief Prasetyo Adi mengatakan, GPM menjadi instrumen stabilisasi pangan yang terus digencarkan pihaknya berkolaborasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk memastikan masyarakat mendapat aksesibilitas yang cukup terhadap pangan murah dan terjangkau. 

"Dengan kolaborasi yang kuat di antara berbagai stakeholder, pelaksanaan GPM ini menjadi penting dalam upaya membangun stabilitas pasokan dan harga pangan. Pangan aman, negara aman. Ini yang selalu kita jaga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto," ujar Arief dalam keterangannya seusai menghadiri RDP Komisi IV DPR RI, Senin (24/3) di Senayan, Jakarta. 

Sejak awal Januari 2025 hingga 24 Maret, GPM telah digelar sebanyak 2.528 kali di 229 kabupaten/kota di 31 provinsi. Dalam rangka menjaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) pada periode Ramadan dan Idulfitri, khusus untuk Maret 2025 GPM dilaksanakan sebanyak 1.623 kali. 

Tidak hanya itu, pada momentum HBKN Ramadan kali ini, kolaborasi kementerian/lembaga, BUMN dan private sector juga diwujudkan dalam kegiatan Operasi Pasar Pangan Murah di lebih dari 3 ribu titik di seluruh Indonesia. Per 24 Maret, realisasi titik OP Pangan Murah sudah ada di 3.574 dengan beras SPHP menjadi komoditas pangan dengan tingkat penjualan tertinggi mencapai 1.716 ton. 

Adapun dalam GPM di Ciracas tersebut, berbagai bahan pangan dijual antara lain produk daging sapi, gula, beras, minyak goreng, dan aneka sayuran. Sebanyak 20 mitra kolaborasi turut berpartisipasi dalam GPM tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

21 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.