Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Keselamatan Jemaah, KJRI Jeddah Imbau Gunakan Agen Travel Umrah Resmi

📅 Sabtu, 22 Mar 2025, 09:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demi Keselamatan Jemaah, KJRI Jeddah Imbau Gunakan Agen Travel Umrah Resmi Doc: Kemlu RI
Ket. Kondisi bus yang hangus terbakar akibat insiden kecelakaan yang menewaskan 6 WNI jemaah umrah di jalan lintas Madinah-Makkah di daerah Wadi Qudaid, Arab Saudi, Kamis (20/3/2025).

JAKARTA - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, menyoroti pentingnya melaksanakan umrah melalui agen perjalanan dan muassasah (penyedia layanan umrah) yang resmi dan legal demi keselamatan jemaah sendiri.

Hal tersebut disampaikan Konsul Jenderal Yusron Ambary terkait respons agen perjalanan dan muassasah setempat menyusul kecelakaan bus yang mengangkut 20 jemaah umrah WNI di jalan lintas Madinah-Mekkah dan menewaskan 6 WNI pada Kamis (20/3).

“Pihak travel dan muassasah tercatat secara resmi, umrah ini dilakukan secara resmi, dan mereka memberikan penanganan dan tanggung jawab yang sangat baik,” kata Yusron dalam konferensi pers daring yang dipantau di Jakarta, Jumat (21/3).

Ia mengatakan, baik dan lancarnya respons para pihak ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan tersebut menjadi “salah satu keuntungan dari umrah melalui agen perjalanan yang terdaftar”.

Konjen pun tak menyarankan jamaah Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji ataupun umrah secara sendiri (backpacker) karena dikhawatirkan mereka tidak mendapat jaminan penanganan yang baik jika menghadapi kondisi genting dan mendesak.

Lebih lanjut, Yusron memastikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi terkait penanganan korban meninggal maupun dengan keluarga korban untuk proses pemakaman jenazah

KJRI Jeddah juga akan siaga membantu penanganan korban luka yang masih dirawat serta menerbitkan bagi seluruh korban selamat dokumen perjalanan baru untuk menggantikan paspor yang terbakar dalam kecelakaan bus.

Menurut catatan KJRI Jeddah, tiga dari 14 korban selamat dari insiden kecelakaan bus tersebut masih memerlukan perawatan intensif karena mengalami luka bakar serius hingga patah tulang.

Sementara, 11 korban selamat lainnya sudah dapat melanjutkan ibadah umrah sesuai rencana di Makkah setelah menyelesaikan agenda umrah di Madinah sebelum kecelakaan.

“Kami juga terus berkomunikasi dengan tur umrah dan muassasah lokal untuk memantau kondisi rombongan yang melanjutkan program umrah mereka,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Penurunan jumlah penduduk m...
Luar Negeri
Korban Gempa Kolombia Terus...
Nasional
Kreativitas siswa semarakka...
Daerah
Pembersihan eceng gondok di...
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.